Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

PJU Mati, Sejumlah Ruas Jalan di Kabupaten Tangerang Gelap dan Rawan

PJU Mati, Sejumlah Ruas Jalan di Kabupaten Tangerang Gelap dan Rawan
Sejumlah ruas jalan masuk program penanganan PJU (IDN Times/Muhamad Iqbal)
Intinya Sih
  • Banyak lampu PJU mati membuat sejumlah ruas jalan di Kabupaten Tangerang gelap, memicu kekhawatiran warga terhadap potensi kejahatan dan kecelakaan lalu lintas.
  • Dishub Kabupaten Tangerang menyebut sebagian PJU berada di bawah kewenangan Provinsi Banten dan telah berkoordinasi untuk penanganan serta meminta laporan warga terkait PJU mati.
  • Beberapa ruas jalan provinsi di Kabupaten Tangerang masuk program pembangunan dan perbaikan PJU melalui kerja sama antara Pemprov Banten dan Pemkab Tangerang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Tangerang, IDN Times - Sejumlah ruas jalan di wilayah Kabupaten Tangerang terpantau gelap pada malam hari akibat banyaknya lampu penerangan jalan umum (PJU) yang mati. Kondisi tersebut dikeluhkan warga karena dinilai membahayakan pengguna jalan dan rawan memicu tindak kejahatan.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa ruas jalan yang minim penerangan di antaranya Jalan Raya Kutruk Simpang di Kecamatan Tigaraksa, Jalan Raya STPI Curug arah Cisauk, sebagian Jalan Raya Curug, Jalan Raya Curug-Parigi, Jalan Raya Binong, Jalan Pasir Randu, hingga Jalan Raya Imam Bonjol yang berbatasan dengan Kota Tangerang.

Seorang warga Curug mengatakan, kondisi jalan yang gelap sudah berlangsung cukup lama karena banyak lampu PJU yang belum diperbaiki. Akibatnya, pengendara merasa tidak aman saat melintas pada malam hingga dini hari.

“Sepanjang jalan dari Pasar Curug sampai Simpang Bitung itu rata-rata lampunya mati. Tiangnya ada, tapi yang nyala cuma di depan kantor kecamatan. Sisanya terbantu lampu dari toko-toko,” ujarnya, Jumat (29/5/2026).

1. Warga khawatir rawan begal dan kecelakaan

Ilustrasi begal (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi begal (IDN Times/Mardya Shakti)

Menurut warga, minimnya penerangan jalan membuat kawasan tersebut rawan tindak kriminalitas, terutama aksi begal terhadap pengendara sepeda motor. Selain itu, kondisi jalan yang gelap juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.

Kondisi serupa juga dilaporkan terjadi di wilayah Sepatan dan Sepatan Timur. Beberapa ruas jalan seperti Sulang–Jatimulya, Jalan Bayur arah Korinduk, Pisangan Cecere Kayu Agung, Simpang Tiga Gempolsari, hingga Jalan Gedong Kosong disebut mengalami masalah serupa akibat PJU mati.

“Sepatan Timur arah Kampung Kelor dan Gempolsari juga gelap. Ada yang lampunya sudah lama mati, ada juga yang baru mati,” kata warga lainnya.

2. Dishub sebut sebagian PJU merupakan kewenangan provinsi

Ilustrasi lampu penerangan jalan umum (LPJU).(IDN Times/Daruwaskita)
Ilustrasi lampu penerangan jalan umum (LPJU).(IDN Times/Daruwaskita)

Menanggapi kondisi tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Tangerang, Jaenudin, mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Provinsi Banten terkait penanganan PJU di ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi.

“Jalan yang disebutkan adalah PJU di jalan provinsi. Sudah dibuatkan laporan ke Dishub Provinsi Banten dan hari ini sedang dibahas tindak lanjutnya,” ujar Jaenudin.

Ia juga meminta masyarakat melaporkan apabila menemukan PJU mati di ruas jalan yang menjadi kewenangan Pemerintah Kabupaten Tangerang agar segera ditindaklanjuti petugas.

“Informasikan saja PJU di jalan Kabupaten Tangerang yang mati supaya bisa segera kami tindak lanjuti,” katanya.

3. Sejumlah ruas jalan masuk program penanganan PJU

Ilustrasi lampu penerangan jalan umum (LPJU).(IDN Times/Daruwaskita)
Ilustrasi lampu penerangan jalan umum (LPJU).(IDN Times/Daruwaskita)

Berdasarkan data Alat Penerangan Jalan (APJ), terdapat sejumlah ruas jalan provinsi di Kabupaten Tangerang yang masuk dalam rencana pembangunan dan penanganan PJU melalui kerja sama Pemerintah Provinsi Banten dan Pemerintah Kabupaten Tangerang.

Beberapa ruas jalan tersebut antara lain Jalan Jenggot–Kronjo, Kronjo–Mauk, Mauk–Teluk Naga, Teluk Naga–Dadap, Tigaraksa–Maja, Malangnengah–Tigaraksa, Simpang Bitung–Curug, Curug–Legok–Parung Panjang, hingga Cisauk–Jaha.

Selain itu, terdapat pula pembangunan kolektif lintas daerah antara Pemprov Banten, Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan di ruas Simpang Gading Serpong–Serenade–Kebon Nanas.

Share Article
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang

Latest News Banten

See More