Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pemkot Tangerang Tunggu Hasil Swab Test 900 Warganya
Ilustrasi Tes Usap/PCR Test. IDN Times/Hana Adi Perdana

Kota Tangerang, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang hingga kini masih menunggu hasil swab test 900 warganya. Wali kota Tangerang Arief R Wismansyah menyebut, saat ini Dinas Kesehatan (Dinkes) sedang melakukan rapid test dan swab test (polymerase chain reaction/PCR) secara masif.

"Hingga kini, swab test telah mencapai 22 ribu warga dan masih ada kurang lebih 900 yang menunggu hasil," kata Arief seperti ditulis ANTARA, Kamis (27/8/2020).

1. Arief kordinasi dengan RSUD dan Labkesda

ANTARA FOTO/Umarul Faruq

Arief menyebut, pihaknya sudah berkomunikasi dengan manajemen RSUD dan Labkesda terkait penambahan beberapa alat lagi guna percepatan hasil. Selain itu, Pemkot Tangerang juga sudah mengajukan permohonan kepada Pemerintah Provinsi Banten agar kapasitas pemeriksaan PCR di Kota Tangerang diperbanyak.

"Kami sudah sampaikan kepada gubernur mengenai penambahan ini. Karena percepatan ini sangat penting guna mengetahui hasilnya," paparnya.

2. PSBB diperpanjang Pemkot Tangerang minta bantuan PCR

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Perlu diketahui, Pembatasan Sosial Bersakla Besar (PSBB) di Kota Tangerang kembali diperpanjang hingga tanggal 6 September 2020. Dalam PSBB kali ini, Pemerintah Kota Tangerang meminta bantuan berupa alat test PCR kepada Pemprov Banten untuk meningkatkan kuantitas pemeriksaan kepada masyarakat yang terpapar COVID-19.

Wali Kota menjelaskan, keputusan perpanjangan masa PSBB diambil setelah Gubernur Banten Wahidin Halim menggelar Rapat Evaluasi Pemberlakuan PSBB di tiga daerah Provinsi Banten yang dilakukan secara daring bersama sejumlah kepala daerah serta instansi terkait di Provinsi Banten, Minggu (23/8).

3. Hingga 26 Agustus jumlah kumulatif kasus COVID-19 berjumlah 821

IDN Times/Mahendra

Sementara itu, jumlah kasus terkonfirmasi di Kota Tangerang hingga tanggal 26 Agustus 2020 pukul 17.00 WIB adalah 821 kasus. 

Berikut rinciannya:

1. Dirawat:  173 orang

2. Dinyatakan sembuh:  603 orang

3. Meninggal dunia: 45 orang

4. Suspek yang dirawat: 533 orang.

Editorial Team

Related Article