Serang, IDN Times – Pemerintah Provinsi Banten mengurangi jumlah pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) pada 2026. Tahun ini, Pemprov Banten baru menyiapkan pembangunan 87 unit RTLH di delapan kabupaten/kota.
Jumlah tersebut turun drastis dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 389 unit rumah.
Pemprov Banten Tahun Ini Kurangi Pembangunan Rumah Tidak Layak Huni

1. Hingga saat ini kegiatan bantuan rumah warga tak mampu belum jalan
Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan (DPRKP) Provinsi Banten Rahmat Roegianto mengatakan, pembangunan 87 unit RTLH baru akan dimulai.
”Kita sudah bangun 389 (tahun lalu), kalau tahun ini kita berkurang, kita siapkan 87 baru mau mulai,” ujar Rahmat, Kamis (27/8/2026).
2. Pandeglang dan Lebak jadi prioritas
Rahmat mengatakan, pembangunan RTLH tahun ini tetap menyasar delapan kabupaten/kota di Banten. Namun, porsi terbesar diarahkan ke wilayah Banten bagian selatan.
”Prioritas tahun ini delapan kabupaten kota, tapi paling banyak di selatan, di Pandeglang dan Lebak,” katanya.
3. Alasan pengurangan tak dijelaskan
Rahmat belum menjelaskan secara rinci alasan pengurangan jumlah pembangunan RTLH pada tahun ini. Ia juga belum merinci total anggaran yang disiapkan untuk program tersebut.
Saat ini, pemerintah provinsi masih bersiap memulai pembangunan 87 unit rumah yang telah dialokasikan. ”Baru akan dibangun,” katanya.
Curated For You
- Puluhan Polisi Jaga Stasiun Rangkasbitung dan Pusat Akltivitas di Banten27 Agu 2026, 13:47 WIB
- 239 Tambang Dievaluasi, ESDM Banten Siapkan Sanksi bagi Pelanggar26 Agu 2026, 15:07 WIB