Pilot Pesawat ATR Kecelakaan di Sulsel Merupakan Warga Tangerang

- Andy dikenal sebagai sosok yang suka bersosial dan membantu warga sekitar rumahnya.
- Capt. Andy merupakan lulusan akademi penerbangan Juanda dan memiliki dua anak.
- Istri dan anak mendiang Capt. Andy telah bertolak ke Sulawesi Selatan setelah penemuan salah satu jasad korban kecelakaan.
Tangerang, IDN Times - Pilot senior pesawat ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT), Capt. Andy Dahananto yang mengalami kecelakaan udara di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan merupakan warga Perumahan PWS Rt/Rw 06/03, Tigaraksa, Kabupaten Tangerang. Andy diketahui merupakan Direktur Operasi Indonesia Air Transport.
Ketua RT 06, Franciscus Nasir mengungkap, Andy sebagai warga yang peduli terhadap lingkungan sekitar. Ia telah tinggal di Perumahan PWS, Tigaraksa sejak 1994 atau selama 31 tahun.
"Beliau ini warga lama dan sosok kepala keluarga yang sangat ramah dan orangnya tegas," kata Franciscus saat ditemui, Senin (19/1/2026).
1. Andy juga dikenal suka bersosial dan membantu warga sekitar rumahnya

Selain itu, sosok Andy juga cukup dikenal masyarakat sebagai orang ramah karena kerap membantu permasalahan lingkungan, mulai dari prihal kebersihan hingga keamanan lingkungan perumahan.
"Dan juga cukup sosial, membantu masyarakat ketika ada kesulitan apa saja," katanya.
2. Capt. Andy lulusan akademi penerbangan Juanda

Adapun, latar belakang pendidikan Andy ini diketahui merupakan lulusan akademi penerbangan Juanda dengan memiliki satu istri dan dua anak.
"Beliau memiliki dua anak, yang satu udah selesai, dan jadi pilot juga dari jurusan penerbangan dulu. Kemudian yang satu lagi udah lulus kerja di rumah online," tutur dia.
Sementara itu, hal yang sama disampaikan tetangga lainnya, Subandi Musibah bahwa ia dikenal baik dan ramah terhadap warga.
"Dia sempat menyapa kabar keluarga saya (Sebelum terbang ke Sulsel). Seperti gimana kondisi kesehatan hingga tanya soal liburan keluarga. Dia sangat ramah dan baik peduli lingkungan juga," ungkapnya.
Ia mengaku, sejak Minggu (18/1) kondisi rumah Andy sudah ramai dikunjungi beberapa pejabat dari pemerintahan pusat dan daerah.
3. Istri dan anak mendiang Capt. Andy telah bertolak ke Sulawesi Selatan

Bahkan, kini istri dan anak dari Capt. Andy telah bertolak ke Sulawesi Selatan pada Senin dini hari untuk memenuhi panggilan, setelah ada penemuan salah satu jasad korban kecelakaan tersebut.
"Kalau tidak salah sejak pagi/subuh tadi istri dan satu anaknya berangkat ke Bandara untuk menuju Makassar," kata dia.















