Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pj Gubernur Minta Ada Modifikasi Cuaca Agar Hujan Turun di Banten

Kota Serang
Pj Gubernur Minta Ada Modifikasi Cuaca Agar Hujan Turun di Banten
IDN Times/Khaerul Anwar
Share Article

Serang, IDN Times - Penjabat Gubernur Banten Al Muktabar meminta ada rekayasa cuaca di Provinsi Banten. Beberapa daerah di Banten, terutama Tangerang Raya, mulai kekeringan dan juga memperparah polusi udara.

Disampaikan Al Muktabar, kondisi cuaca pada musim kemarau dengan intensitas curah hujan rendah membuat polusi yang ada di udara tetap terkumpul dan bertahan di udara.

  1. 1. Pemprov Banten telah mengajukan secara resmi ke BMKG dan BRIN

    Dok. Istimewa/Pemprov
    Dok. Istimewa/Pemprov

    Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Banten itu mengatakan, pihaknya telah mengajukan permintaan modifikasi cuaca ke Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) hingga Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). 

    "Kemudian sudah mengajukan secara tertulis untuk modifikasi cuaca," kata Al Muktabar, Senin (21/8/2023).

  2. 2. Polusi udara diklaim bisa terurai oleh curah hujan

    Dok. Istimewa/IDN Times
    Dok. Istimewa/IDN Times

    Menurut Al Muktabar, curah hujan yang turun dinilai mampu mengurai polusi yang tetap berkumpul di udara saat musim kemarau panjang sehingga terjadinya pencemaran udara.

    "Terurai melalui hujan. Kalau beberapa industri berada di pesisir terserap uap laut (polusi udara)," katanya.

  3. 3. Pemprov Banten berencana terapkan WFH bagi ASN

    IDN Times/Khaerul Anwar
    IDN Times/Khaerul Anwar

    Sebelumnya, Pj Gubernur Banten Al Muktabar berencana menerapkan work from home (WFH) bagi pegawai di Lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dan aparatur sipil negara (ASN) di wilayah Tangerang Raya.

    Kebijakan ini dilakukan untuk menekan polusi udara yang disebabkan oleh kendaraan bermotor.

    "Kita juga sudah siap dengan instrumen bila langkah-langkah yang harus dilakukan seperti penerapan WFH bagi pegawai khususnya di kawasan aglomerasi, termasuk Tangerang," kata Al Muktabar, Minggu (20/8/2023).

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More