Rumah Sehat Sahabat Paru di Tangerang Tempat Singgah Pasien TBC RO

- Pemkot Tangerang dan BAZNAS membuka Rumah Sehat Sahabat Paru sebagai hunian sementara bagi pasien TBC resistan obat yang kondisinya stabil.
- Fasilitas berkapasitas enam pasien ini menyediakan pendampingan pengobatan selama 14 hari, dengan rujukan dari rumah sakit dan pengawasan tenaga kesehatan puskesmas.
- Dinkes menangani seleksi serta pendampingan pasien dengan dukungan dokter spesialis paru, sedangkan BAZNAS Kota Tangerang berperan membiayai program tersebut.
Tangerang, IDN Times - Pemerintah Kota Tangerang melalui Dinas Kesehatan berkolaborasi dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kota Tangerang menghadirkan Rumah Sehat BAZNAS Sahabat Paru. Fasilitas ini disiapkan untuk membantu penanganan pasien tuberkulosis (TBC), khususnya yang mengalami TBC resistan obat.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang, Dini Anggraeni mengatakan, Rumah Sehat BAZNAS Sahabat Paru berfungsi sebagai tempat tinggal sementara bagi pasien TBC resistan obat yang kondisinya stabil.
Fasilitas tersebut memiliki tiga kamar dengan kapasitas masing-masing dua pasien. Setiap pasien dapat menjalani masa pendampingan selama 14 hari.
“Jadi satu pasien ini dirawat di sini selama dua minggu dan diberi obat selama dua minggu,” ujar Dini, Minggu (30/8/2026).
1. Pasien TBC didampingi tenaga kesehatan
Selama berada di Rumah Sehat BAZNAS Sahabat Paru, pasien mendapatkan pendampingan untuk memastikan pengobatan berlangsung secara teratur. Petugas kesehatan dan kader turut melakukan pendampingan. Sementara tenaga kesehatan dari puskesmas bertugas secara bergantian.
Dini menjelaskan, mekanisme layanan diawali dari fasilitas kesehatan yang menangani pasien. Pasien TBC resistan obat yang telah mendapatkan layanan klinis di rumah sakit dapat dirujuk ke Rumah Sehat BAZNAS Sahabat Paru untuk menjalani pendampingan selama 14 hari.
RSUD Kota Tangerang menjadi salah satu rumah sakit yang memberikan layanan klinis bagi pasien TBC resistan obat. Pasien juga dapat berasal dari rumah sakit lain yang menangani kasus serupa, termasuk RS Sitanala dan rumah sakit rujukan lainnya.
“Jadi dari rumah sakit nanti ada rujukan ke sini untuk pengobatan selama dua minggu,” kata Dini.
2. Libatkan dokter spesialis paru

Rumah Sehat Sahabat Paru di Tangerang Tempat Singgah Pasien TBC RO (Dok. Pemkot Tangerang) Selain pendampingan pengobatan, pasien juga mendapat dukungan tenaga medis dan dokter spesialis.
Dinkes Kota Tangerang melibatkan dokter spesialis paru serta organisasi profesi terkait untuk mendukung penanganan pasien TBC resistan obat. Menurut Dini, keberadaan fasilitas tersebut diharapkan membantu pasien menjalani pengobatan secara lebih teratur selama masa pendampingan.
3. BAZNAS berperan dalam pembiayaan
Sementara itu, Wakil Ketua II BAZNAS Kota Tangerang, Danni Budianto, mengatakan Rumah Sehat BAZNAS Sahabat Paru merupakan hasil kolaborasi BAZNAS dengan Dinas Kesehatan Kota Tangerang di bidang kesehatan.
Dalam program tersebut, BAZNAS berperan dalam pembiayaan. Sementara Dinas Kesehatan menangani proses rekrutmen dan seleksi penerima manfaat, termasuk pendampingan pengobatan.
“Ini pemberdayaan. Ini perlu waktu, tapi ada improvement-nya,” kata Danni.


















