Saling Ejek di Medsos Soal Asmara, Remaja di Serang Tewas Ditusuk

- Sejumlah luka tusukan di kepala, perut, dan tangan korban
- Perselisihan terkait asmara di medsos diduga memicu penusukan
- Terduga pelaku melarikan diri setelah menusuk korban
Serang, IDN Times – Seorang remaja bernama Fadel Alif (16) tewas setelah menjadi korban penusukan di kawasan Pantai Anyer, Kabupaten Serang, Banten, Rabu (28/1/2026) malam. Satu korban lainnya dilaporkan mengalami luka-luka akibat insiden tersebut.
Kapolsek Anyer Polres Cilegon Iptu Iwan Sofiyan membenarkan peristiwa penusukan itu terjadi di wilayah hukumnya sekitar pukul 20.30 WIB, tepatnya di Jalan Lingkar Anyar, Kampung Sereh Baru, Desa Bunihara, Kecamatan Anyar. “Korban luka satu orang dan korban meninggal dunia satu orang,” kata Iwan saat dikonfirmasi, Rabu (28/1/2026).
1. Ada sejumlah luka tusukan di kepala perut dan tangan korban

Menurut Iwan, korban meninggal dunia diketahui merupakan warga Ciwandan, sementara korban luka merupakan teman korban yang berdomisili di wilayah Anyar. Hasil pemeriksaan awal ditemukan sejumlah luka tusukan di tubuh korban mulai dari kepala, tangan dan perut korban meninggal dunia.
“Sebanyak tujuh orang saksi sudah kami mintai keterangan dan dibawa ke Polres Cilegon. Terduga pelaku dua orang, belum diamankan dan masih dalam pencarian,” katanya.
2. Diduga dipicu perselisihan terkait asmara di medsos

Berdasarkan informasi awal yang diterima polisi, insiden penusukan tersebut diduga dipicu perselisihan terkait perempuan. Bahkan, sebelum kejadian, korban dan terduga pelaku disebut sempat terlibat saling ejek di media sosial.
"Ada selisih faham saling ejek antar pemuda di media sosial, terkait asmara informasi awal seperti itu. Informasi itu masih kami dalami melalui pemeriksaan saksi dan pembuktian,” kata Iwan.
3. Terduga pelaku melarikan diri setelah tusuk korban

Ia juga menambahkan, hingga saat ini senjata tajam yang digunakan pelaku belum ditemukan. Polisi masih mengandalkan petunjuk dari keterangan para saksi. "Setelah kejadian pelaku melarikan diri dan masih dalam pengejaran polisi," katanya.
Sementara itu, seorang warga bernama Adit mengatakan, korban dan terduga pelaku sempat bertemu di kawasan Pantai Paku bersama sejumlah teman dengan maksud untuk berdamai. Namun, situasi kembali memanas hingga keduanya berpindah lokasi ke Jalan Baru. Di lokasi tersebut, terduga pelaku diduga membawa senjata tajam menyerupai pisau.
Keributan kembali terjadi hingga korban mengalami delapan luka tusukan di bagian leher dan perut yang menyebabkan korban meninggal dunia di lokasi kejadian. “Informasinya, terduga pelaku berasal dari Ciparay, Kecamatan Cinangka,” ujarnya.
Diketahui, korban Fadel Alif masih berstatus pelajar, sementara terduga pelaku disebut sudah tidak bersekolah dan bekerja. Polisi menegaskan seluruh informasi tersebut masih akan diverifikasi dalam proses penyelidikan lebih lanjut.

















