Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Satu Tenaga Medis Positif Corona, 123 Pegawai RSUD Cilegon Diisolasi
Ilustrasi tenaga medis. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Cilegon, IDN Times - Satu tenaga medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Cilegon dinyatakan terpapar positif virus corona atau COVID-19. Hasil tersebut berdasarkan hasil pemeriksaan pemeriksaan melalui PCR ke laboratorium Kimia Farma di Jakarta.

Tenaga medis yang terkonfirmasi positif tersebut berinisial BS (38) dan berdomisili di Kecamatan Puloampel, Kabupaten Serang.

1. Diduga tertular dari warga yang berobat di rumah sakit

Ilustrasi tenaga medis yang menangani pasien COVID-19. IDN Times/Daruwaskita

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kota Cilegon, Aziz Setia Ade Putera mengatakan, BS diduga terpapar virus corona saat melayani pasien di rumah sakit. Kini yang bersangkutan sedang menjalani isolasi mandiri dan besok akan dirujuk ke Wisma Atlet Jakarta.

"Yang bersangkutan semula berstatus orang dalam pemantauan. Pada hari ini dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19,” kata Aziz melalui keterangn pers, Sabtu (9/5).

2. Sebelumnya dinyatakan reaktif rapid test

Ilustrasi hasil rapid test uji pemeriksaan kesehetan pasien COVID-19 (IDN Times/Feny Maulia Agustin)

Sebelum menjalani pemeriksaan swab, yang bersangkutan telah dinyatakan reaktif rapid test di Puskesmas Puloampel. Setelah mengetahui hasil rapid tesnya reaktif kemudian yang bersangkutan melakukan swab tanggal 6 Mei 2020 untuk diteruskan pemeriksaan melalui PCR ke laboratorium Kimia Farma di Jakarta.

"Karena yang bersangkutan berdomisili di Kabupaten Serang, maka penanganan selanjutnya akan dilakukan Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Kabupaten Serang," kata Aziz.

3. Sebanyak 123 pegawai RSUD Cilegon diisolasi

instagram.com/@alirezapakdel_artist

Kemudian, Dinas Kesehatan Kota Cilegon  hari ini telah melakukan rapid test terhadap 123 pegawai RSUD Kota Cilegon yang telah kontak secara langsung dengan pasien. "Mereka masuk dalam daftar ODP dan wajib menjalani isolasi secara mandiri," katanya.

Berdasarkan data yang dihimpun Tim Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Banten ada sebanyak 2 kasus terkonfirmasi positif corona di kota baja tersebut.

Editorial Team

Related Article