Ilustrasi dokter. (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)
Bagi kampus UBL, Almarhum merupakan orang penting yang banyak memiliki jasa dalam dunia akademik di UBL. Hal tersebut dikatakan Rektor UBL Wendi Usino saat dihubungi Kamis (26/3) malam.
"Kami sangat kehilangan. Almarhum sudah banyak menyumbang di dunia pendidikan di UBL. Almarhum sebelumnya pasien dalam pengawasan di salah satu Rumah Sakit di kawasan Tangerang Selatan," ungkap Wendi, Kamis (26/3).
Meskipun Almarhum sudah tidak mengajar selama kurang lebih satu tahun di kampus ini, kata Wendi, yang bersangkutan merupakan dosen tetap di kampus ini. "Almarhum sedang menyiapkan kuliah S3-nya di Malaysia. Kami sangat mengapresiasi langkah Almarhum dalam mengajar program doktoral S3 di Malaysia," ujarnya.