Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Setelah Skytrain, Layanan TOD M1 Bandara Soetta Juga Dihentikan

Setelah Skytrain, Layanan TOD M1 Bandara Soetta Juga Dihentikan
DOK AP II

Tangerang, IDN Times - PT Angkasa Pura (AP) II menghentikan layanan Transit Oriented Development (TOD) M1 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten. Penghentian itu dilakukan bertepatan dengan pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), di Tangerang Raya, pada Sabtu (18/4).

Rencananya, penghentian akan dilakukan hanya sementara dan berlangsung sampai 1 Mei mendatang atau hingga pelaksanaan PSBB selesai.

1. Penghentian layanan itu untuk mendukung penerapan PSBB di Tangerang

DOK AP II
DOK AP II

Executive General Manager Bandara Internasional Soekarno-Hatta PT Angkasa Pura II, Agus Haryadi menegaskan dukungannya terhadap PSBB di Tangerang Raya. Salah satu bentuk dukungan itu adalah menghentikan sementara layanan TOD.

Penghentian layanan TOD itu, kata dia, untuk memaksimalkan penerapan social distancing dan physical distancing.

"Kami sampaikan bahwa mulai hari Sabtu, 18 April 2020 pukul 00.00 WIB, Transit Oriented Development M1 ditutup untuk umum," jelasnya, Jumat (17/4).

2. Fasilitas Shuttle Bus dan parkir motor juga terhenti

(DOK AP II)
(DOK AP II)

Agus menjelaskan, adanya penghentian itu akses kendaraan khususnya sepeda motor dari arah Jalan Marsekal Suryadarma, Neglasari menuju kawasan dalam Bandara melalui Jalan M1 tetap dapat melintas melalui TOD. Saat PSBB telah dibuatkan akses khusus bersifat sementara, sedangkan kendaraan roda empat tetap melalui akses perimeter selatan atau utara.

"Seluruh aktivitas di gedung dan area parkir TOD M1, baik layanan Shuttle Bus dan parkir sepeda motor dihentikan sementara," ujarnya.

3. AP II siapkan jalur khusus bagi pejalan kaki dan pemotor

Bandara Soekarno-Hatta (Dok. AP II)
Bandara Soekarno-Hatta (Dok. AP II)

Kendati demikian, lanjut Agus, pejalan kaki dan pengendara sepeda motor masih dapat masuk dan keluar dari kawasan bandara melalui TOD M1. Pengendara sepeda motor yang selama ini memarkir kendaraannya di TOD, bisa langsung menuju ke terminal atau area lain di dalam kawasan bandara.

"Kami telah menyiapkan jalur khusus untuk pemotor dan pejalan kaki yang akan menuju TOD dari kawasan Bandara," katanya.

4. AP II juga sebelumnya sudah menghentikan layanan Skytrain

Kereta layang (Kalayang) atau skytrain di Bandara Soekarno-Hatta. (dok. AP II)
Kereta layang (Kalayang) atau skytrain di Bandara Soekarno-Hatta. (dok. AP II)

Agus menambahkan, sebelumnya AP II juga telah menghentikan pelayanan KA Layang atau Skytrain. Pelayanan moda transportasi antar terminal digantikan dengan Shuttle Bus.

"Dengan dilakukannya penutupan sementara TOD tersebut, operasional Shuttle Bus hanya untuk melayani pengguna jasa antar terminal penumpang. Shuttle Bus beroperasi melayani pengguna jasa setiap 14 menit sekali tentunya dengan memperhatikan physical distancing," ucap Agus.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ita Lismawati F Malau
EditorIta Lismawati F Malau
Follow Us

Latest News Banten

See More

Pemkab Lebak Kebut Pematangan Lahan Huntap Korban Banjir Lebakgedong

08 Mei 2026, 22:21 WIBNews