Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Siswa SMP Diduga Lecehkan Belasan Anak di Bawah Umur di Tangerang

Siswa SMP Diduga Lecehkan Belasan Anak di Bawah Umur di Tangerang
ilustrasi kekerasan (IDN Times/Aditya Pratama)
Share Article

Tangerang, IDN Times - Belasan anak lelaki di bawah umur di Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang diduga menjadi korban pelecehan. Pelakunya, diduga seorang siswa SMP berinisial MF (13) yang juga berjenis kelamin laki-laki. 

Salah satu orangtua korban, Indra mengatakan, kejadian itu diketahuinya baru-baru ini setelah putranya yang masih berusia 8 tahun,  bercerita pada korban lainnya tentang apa yang dialaminya. Dari sana, salah satu saksi mendengar dan melaporkannya pada Indra, selaku orangtua korban. 

"Pengakuannya kejadian April 2024, saat dengar itu, saya tanya lebih detail terhadap anak saya. Anak saya bercerita soal tindakan itu. Dari sana, saya tanya siapa saja korbannya, ternyata banyak dan itu teman-temannya," katanya, Minggu (7/7/2024).

1. Korban diduga mendapat pelecehan usai pulang tarawih bersama belasan anak lain

Peristiwa itu diduga terjadi pada saat para korban pulang tarawih.  Pelaku kemudian mencegat dan meminta para korban masuk ke dalam warung. Pelaku MF diduga melakukan tindak asusila sesama jenis yang melibatkan belasan anak usia 7-8 tahun.

"Mendapat cerita itu, saya langsung visum dan melaporkannya ke Polres Tangsel untuk ditindak lanjuti, karena gara-gara peristiwa ini anak saya ketakutan secara psikologi," ujarnya. 

2. Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke polisi

Ilustrasi penyelidikan polisi (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi penyelidikan polisi (IDN Times/Arief Rahmat)

Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polres Tangerang Selatan, AKP Agil membenarkan adanya peristiwa tersebut. Korban telah melaporkan kejadian tersebut ke polisi.

"Perkara tersebut saat ini ditangani oleh Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Satreskrim Polres Tangerang Selatan," ungkapnya.

3. Polisi mengimbau korban lain untuk melapor

UPTD PPA Tangsel (Dok. Istimewa)
UPTD PPA Tangsel (Dok. Istimewa)

Agil pun meminta para orangtua korban lainnya untuk ikut melapor agar kejadian tersebut dapat ditangani sesuai hukum yang berlaku.

"Apabila ada yang merasa menjadi korban lain, silahkan melapor ke unit PPA Polres Tangsel," jelasnya.

Laporkan!

ilustrasi kontak, surel, dan telepon (pixabay.com/Tumisu)
ilustrasi kontak, surel, dan telepon (pixabay.com/Tumisu)

Jika kamu melihat atau mengetahui ada indikasi kekerasan dan eksploitasi yang dialami anak-anak dan perempuan, jangan diam dan laporkan!

Berikut salah satu lembaga yang bisa kamu hubungi:

1. Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Banten

Komplek  Griya Gilang Sakti, Blok B3, Sumur Pecung, Kota Serang, Banten

HP: 085211559388

2. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)

Alamat:
Jl. Teuku Umar No. 10 Gondangdia Menteng Jakarta Pusat DKI Jakarta, Indonesia

Telepon: (+62) 021-319 015 56

Whatsapp: 0821-3677-2273

Fax: (+62) 021-390 0833

Email: pengaduan@kpai.go.id

3. Komnas Perempuan

Email: petugaspengaduan@komnasperempuan.go.id

Facebook: www.facebook.com/stopktpsekarang/

Twitter: @komnasperempuan

4. LBH APIK

Whatsapp: 0813-8882-2669 (WA only) mulai pukul 09.00-21.00 WIB

Email: PengaduanLBHAPIK@gmail.com

5. Kantor polisi terdekat.

Share Article
Topics
Editorial Team
Maya Aulia Aprilianti
Retno Rahayu
3+
Maya Aulia Aprilianti
EditorMaya Aulia Aprilianti

Latest News Banten

See More

Polisi Pantau 30 Akun Medsos Diduga Kelompok Gangster di Tangerang

29 Mei 2026, 18:15 WIBNews