Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

110 Unit Rumah Layak Huni Disiapkan untuk Nelayan Utara Tangerang

110 Unit Rumah Layak Huni Disiapkan untuk Nelayan Utara Tangerang
Pemkab Tangerang bangun 110 rumah layak huni di Utara Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprlianti)
Intinya Sih

  • 110 rumah layak huni disiapkan untuk nelayan di wilayah pantai utara Kabupaten Tangerang.

  • Rumah akan dibangun di kawasan Tanjung Kait dengan target 1.000 unit RTLH melalui skema pembiayaan APBD dan kolaborasi pihak ketiga.

  • Kawasan hunian nelayan akan dilengkapi fasilitas utama, pendukung, dermaga, jaringan listrik, air bersih, Pusat Komunitas, Posyandu, Ruang Terbuka Hijau, tempat pengolahan sampah sementara.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Tangerang, IDN Times - Sebanyak 110 rumah layak huni disiapkan untuk nelayan di wilayah pantai utara (Pantura) Kabupaten Tangerang. Ratusan unit rumah tersebut merupakan program pembangunan rumah tidak layak huni (RTLH) menjadi rumah layak huni sehat.

"Program itu bagian dari strategi penanggulangan kemiskinan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat," kata Bupati Tangerang, Moch. Maesyal Rasyid, Selasa (15/7/2025).

1. Ratusan rumah tersebut akan dibangun di kawasan Tanjung Kait

Pemkab Tangerang bangun 110 rumah layak huni di Utara Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprlianti)
Pemkab Tangerang bangun 110 rumah layak huni di Utara Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprlianti)

Maesyal mengungkapkan, 110 unit rumah nelayan dibangun di kawasan Tanjung Kait, Desa Tanjung Anom, Kecamatan Mauk. Kawasan hunian nelayan dengan paket lengkap itu merupakan program Sistem Lingkungan yang Aman Ramah dan Berkesinambungan (Selaras).

"Ini tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tangerang tahun 2025-2030," jelasnya.

2. Pemkab Tangerang menargetkan, ada 1.000 unit RTLH yang dibangun

Pemkab Tangerang bangun 110 rumah layak huni di Utara Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprlianti)
Pemkab Tangerang bangun 110 rumah layak huni di Utara Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprlianti)

Pemkab Tangerang menargetkan pembenahan 1.000 unit rumah tak layak huni melalui Program Selaras tersebut. Pembangunannya dilakukan melalui skema pembiayaan bersumber Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tangerang dan kolaborasi pihak ketiga seperti Habitat for Humanity Indonesia Prudential dan PIK 2.

“Ketika sudah masuk dalam program unggulan, maka penanganan rumah tidak layak huni dan kawasan kumuh menjadi prioritas, termasuk pembiayaannya," ujar Maesyal.

3. Ini fasilitas dari rumah nelayan tersebut

Pemkab Tangerang bangun 110 rumah layak huni di Utara Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprlianti)
Pemkab Tangerang bangun 110 rumah layak huni di Utara Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprlianti)

Maesyal menjelaskan, hunian Kampung Nelayan Tanjung Kait ini dibangun dengan paket komplit. Nantinya kawasan yang semula kumuh ditata menjadi hunian layak dan sehat bagi para nelayan. Kawasan ini akan dilengkapi juga dengan fasilitas utama dan pendukung seperti infrastruktur jalan, air bersih, penerangan, pusat pelayanan terpadu (Posyandu) dan balai warga.

Bahkan para nelayan tidak hanya akan menempati hunian yang nyaman dan sehat tapi aktivitas perekonomian yang bisa membuat masyarakat mandiri juga dipikirkan Pemkab. Sarananya berupa dermaga dan tempat pengelolaan hasil laut atau Tempat Pengumpulan Ikan (TPI) dan Titik Penjualan Makanan Laut (TPML).

"Ayah nelayan aktivitas ke laut, anaknya sekolah SD, SMP, SMA gratis. Ibu-ibu nanti mengolah hasil laut yang dibawa pulang suaminya. Jadi istri nelayan harus bisa menopang pendapatan suaminya dengan memanfaatkan dermaga perahu dengan mengolah hasil laut tersebut," kata Maesyal.

Selain membangun rumah, Pemkab Tangerang juga memastikan jalan lingkungan dan jalan utama menuju perkampungan nelayan tersebut baik. Selain itu, jaringan listrik dan air bersih juga akan disiapkan sebagai bagian dari rumah yang layak huni.

"Nantinya setelah jadi kawasan hunian akan dilengkapi fasilitas Pusat Komunitas dan Posyandu. Pemkab Tangerang juga membuat Ruang Terbuka Hijau dan tempat pengolahan sampah sementara," jelasnya

4. Dermaga kapal nelayan juga akan dibangun

Pemkab Tangerang bangun 110 rumah layak huni di Utara Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprlianti)
Pemkab Tangerang bangun 110 rumah layak huni di Utara Tangerang (IDN Times/Maya Aulia Aprlianti)

Selain membangun kawasan hunian sehat dengan infrastruktur yang lengkap, Pemkab Tangerang juga akan membangun dermaga khusus bagi para nelayan di lokasi tersebut. Dermaga ini untuk memudahkan lalu lintas dan aktivitas nelayan di kawasan tersebut.

"Tambatan perahu dan dermaga juga disiapkan oleh pengembang Pantai Indah Kapuk (PIK) 2. Kami sangat berterima kasih dengan semua pihak yang terlibat dalam pembangunan perkampungan nelayan ini," kata Maesyal.

Dengan adanya dermaga ke depan roda perekonomian masyarakat nelayan akan berjalan dengan baik. Maesyal pun menargetkan semua wilayah pesisir dalam penataan.

"Maka Pemkab Tangerang akan terus melanjutkan program kolaborasi ini, program yang bisa diterima dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,"kata Maesyal.

Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tangerang, Erwin Mawandy  mengungkapkan, progres pembangunan 110 unit rumah nelayan itu saat ini sudah mencapai tahap pemasangan dinding nantinya penataan teras rumah disesuaikan dengan keinginan para nelayan untuk membentang jala. Pembuatan dapur hingga warna cat rumah juga sesuai keinginan pemilik rumah.

"Pemahaman terhadap karakteristik wilayah dan local wisdom yang dimiliki masyarakat Identikasi terhadap fungsi Kabupaten Tangerang bagi Kelompok Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) dan kontribusi Kelompok MBR bagi perkembangan Kabupaten Tangerang menjadi langkah awal bagi penataan kawasan kumuh,"kata Erwin.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Topics
Editorial Team
Ita Lismawati F Malau
EditorIta Lismawati F Malau
Follow Us

Latest News Banten

See More