2.247 Rumah di Lebak Rusak Akibat Banjir, Longsor dan Pergerakan Tanah

- 2.247 rumah warga Lebak terdampak banjir, longsor, dan pergerakan tanah pada 2-6 Desember 2024.
- 5 orang meninggal dunia dan 2 orang luka akibat bencana tersebut.
- 45 unit rumah rusak berat dan 158 unit rumah rusak ringan akibat longsor di 16 kecamatan Lebak.
Lebak, IDN Times - Kepala Pelaksana (Kalak) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Febby Rizki Pratama menyebut, ada 2.247 rumah warga Lebak terdampak bencana banjir, longsor, dan pergerakan tanah. Data itu total dari bencana yang terjadi 2-6 Desember 2024.
Selain itu, lima orang dilaporkan meninggal dunia dan dua orang dilaporkan mengalami luka dari kejadian bencana tersebut.
"Sampai kemarin hari Jumat itu secara keseluruhan untuk banjir sudah surut, memang banjirnya juga cukup banyak," kata Febby, Senin (9/12/2024).
1. Upaya penanganan longsor dan pergerakan tanah dilakukan BPBD

Saat ini, lanjut Febby, pihaknya masih menangani bencana longsor dan pergerakan tanah.
"Akibat longsor itu ada 45 unit rumah rusak berat sama 158 unit rumah rusak ringan," kata dia.
2. Longsor melanda sejumlah titik di 16 kecamatan di Lebak

Febby menyebut, titik longsor di Kabupaten Lebak ada di 16 kecamatan dari total 28 kecamatan yang ada di Kabupaten Lebak.
Selain longsor, bencana pergerakan tanah juga tengah terjadi di Kabupaten Lebak, tercatat 23 KK di desa di Kecamatan Cihara harus mengungsi akibat bencana ini. "Satu lagi di pengungsian Desa Cidikit, Kecamatan Bayah, itu ada 68 KK. Karena longsor yah," kata dia.


















