77.342 Anak di Kota Tangerang Sudah Jalani Skrining Stunting

Tangerang, IDN Times - Dinas Kesehatan Kota Tangerang Banten menyebutkan program Gerakan Serentak untuk Anak Tangerang Sehat dan Cerdas (Gertak Tangkas) terkait intervensi pencegahan stunting telah mencapai 100 persen dari target 77.020 anak.
Pelaksana Harian (Plh) Dinkes Kota Tangerang Mugiya Wardhany mengungkap, 77.342 anak di Kota Tangerang telah diskrining stunting atau 100,4 persen dari target 77.020 anak.
"Selanjutnya, OPD (organisasi perangkat daerah) terkait akan melakukan intervensi lanjutan pada anak-anak tersebut, yakni sesuai by name by address," kata Mugiya.
1. Skrining stunting terbanyak ada di Kecamatan Pinang

Capaian skrining stunting hingga 100 persen itu didapat pada Rabu sore, 26 Juni lalu. Dengan demikian, kata Mugiya, kini Pemkot telah memiliki data anak-anak yang terindikasi stunting di 13 kecamatan.
Ia menjelaskan, kecamatan dengan skrining anak terbanyak ialah Kecamatan Pinang dengan 7.724 anak, Kecamatan Karawaci dengan 7.552 anak, dan Kecamatan Ciledug dengan 7.098 anak.
Setelah ada intervensi lanjutan, dia berharap kasus stunting pada anak ditekan dan hilang. "Harapannya, tidak ada lagi anak-anak Kota Tangerang yang terlambat dilakukan penanganan,” kata dia.
2. Skrining stunting terus dilanjutkan

Walau saat ini skrining stunting anak sudah mencapai 100 persen, Dinas Kesehatan berkomitmen akan terus melakukan skrining stunting secara rutin, yaitu setiap bulannya. Dengan demikian, kata Mugiya, data turun atau kasus baru akan terindikasi secara cepat.
"Sehingga penanganan akan sedini mungkin dilakukan pada tumbuh kembang anak-anak Kota Tangerang,” katanya.
3. Ini tren prevalensi stunting di Tangerang
Tren prevalensi stunting pada balita di Kota Tangerang mengalami penurunan dari 2018 di angka 19,1 persen menjadi 11,8 persen di 2022.
Kenaikan terjadi pada tahun 2023 dengan angka 17,6 persen, meskipun masih di bawah angka Provinsi Banten, yaitu 24 persen dan nasional di 21,5 persen.



















