Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

77.342 Anak di Kota Tangerang Sudah Jalani Skrining Stunting

77.342 Anak di Kota Tangerang Sudah Jalani Skrining Stunting
Ilustrasi pemeriksaan anak di posyandu (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho)
Share Article

Tangerang, IDN Times - Dinas Kesehatan Kota Tangerang Banten menyebutkan program Gerakan Serentak untuk Anak Tangerang Sehat dan Cerdas (Gertak Tangkas) terkait intervensi pencegahan stunting telah mencapai 100 persen dari target 77.020 anak.

Pelaksana Harian (Plh) Dinkes Kota Tangerang Mugiya Wardhany mengungkap, 77.342 anak di Kota Tangerang telah diskrining stunting atau 100,4 persen dari target 77.020 anak. 

"Selanjutnya, OPD (organisasi perangkat daerah) terkait akan melakukan intervensi lanjutan pada anak-anak tersebut, yakni sesuai by name by address," kata Mugiya.

1. Skrining stunting terbanyak ada di Kecamatan Pinang

Ilustrasi pemeriksaan anak di posyandu (ANTARA FOTO/Jessica Wuysang)
Ilustrasi pemeriksaan anak di posyandu (ANTARA FOTO/Jessica Wuysang)

Capaian skrining stunting hingga 100 persen itu didapat pada Rabu sore, 26 Juni lalu. Dengan demikian, kata Mugiya, kini Pemkot telah memiliki data anak-anak yang terindikasi stunting di 13 kecamatan.

Ia menjelaskan, kecamatan dengan skrining anak terbanyak ialah Kecamatan Pinang dengan 7.724 anak, Kecamatan Karawaci dengan 7.552 anak, dan Kecamatan Ciledug dengan 7.098 anak.

Setelah ada intervensi lanjutan, dia berharap kasus stunting pada anak ditekan dan hilang. "Harapannya, tidak ada lagi anak-anak Kota Tangerang yang terlambat dilakukan penanganan,” kata dia. 

2. Skrining stunting terus dilanjutkan

Ilustrasi pemeriksaan anak di posyandu (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho)
Ilustrasi pemeriksaan anak di posyandu (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho)

Walau saat ini skrining stunting anak sudah mencapai 100 persen, Dinas Kesehatan berkomitmen akan terus melakukan skrining stunting secara rutin, yaitu setiap bulannya. Dengan demikian, kata Mugiya, data turun atau kasus baru akan terindikasi secara cepat. 

"Sehingga penanganan akan sedini mungkin dilakukan pada tumbuh kembang anak-anak Kota Tangerang,” katanya.

3. Ini tren prevalensi stunting di Tangerang

Tren prevalensi stunting pada balita di Kota Tangerang mengalami penurunan dari 2018 di angka 19,1 persen menjadi 11,8 persen di 2022.

Kenaikan terjadi pada tahun 2023 dengan angka 17,6 persen, meskipun masih di bawah angka Provinsi Banten, yaitu 24 persen dan nasional di 21,5 persen.

Share Article
Topics
Editorial Team
Ita Lismawati F Malau
EditorIta Lismawati F Malau

Latest News Banten

See More

Polisi Pantau 30 Akun Medsos Diduga Kelompok Gangster di Tangerang

29 Mei 2026, 18:15 WIBNews