Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
858 Orang di Banten Derita Kanker Payudara, Didominasi Usia Muda
ilustrasi lingkar dada (IDN Times/Sukma Shakti)

Serang, IDN Times - Dinas Kesehatan Provinsi Banten mencatat jumlah penderita kanker payudara mencapai 858 orang tersebar di delapan kabupaten/kota di Banten. Jumlah tersebut berdasarkan data per tanggal 12 Oktober 2024.

"Kondisi saat ini sudah ditangani dan dalam pengobatan," kata Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten, Ati Pramudji Hastuti, Minggu (13/10/2024).

1. Penderita masih didominasi usia muda karena gaya hidup tak sehat

ilustrasi anggota tubuh dada (IDN Times/Mardya Shakti)

Menurut Ati, penderita kanker payudara masih didominasi usia muda. Hal itu terjadi disebabkan gaya hidup yang tidak sehat seperti mengonsumsi makanan yang tinggi lemak dan berpengawet atau pewarna, merokok atau terpapar asap rokok, tidak menyusui, obesitas, hingga mengonsumsi alkohol.

"Menggunakan kontrasepsi hormonal dalam jangka waktu yang panjang," katanya.

2. Tapi ada juga risiko kanker karena faktor genetik

ilustrasi sulit berkonsentrasi (pexels.com/cottonbro studio)

Selain itu, resiko terjadinya kanker payudara karena adanya faktor genetik atau keturunan dan haid pertama usia kurang dari 12 tahun.

"Melahirkan anak pertama usia lebih dari 30 tahun," katanya.

3. Kasus terbanyak berada di Tangerang Raya

ilustrasi anggota tubuh dada (IDN Times/Mardya Shakti)

Ati memaparkan dari ratusan kasus kanker payudara tersebut, terbanyak di wilayah Tangerang Raya dengan rincian sebagai berikut.

1. Kota Tangerang 273 orang
2. ⁠Kab Tangerang 244 orang
3. ⁠Kota Tangerang Selatan 206 orang
4. ⁠Kota Cilegon 61 orang
5. ⁠Kota Serang 54orang
6. ⁠Kab Serang 11 orang
7. ⁠Kab Lebak 6 orang
8. ⁠Kab Pandeglang 3 orang

"Adapun rumah sakit yang bisa tangani kanker payudara di Banten yaitu RS Mayapada, Prumaya, Siloam, RSUD kab Tangerang, Eka Hospital, RS EMC, RS Bintaro Internasional , RS Mandaya, dan RS Ciputra," katanya.

Editorial Team

Related Article