TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Permudah PPDB di Pandemik, Dindik Tangsel Buka Layanan WhatsApp

Nomor-nomor sekolah tujuan ada di website PPDB Tangsel

Ilustrasi. IDN Times/Diantari Putri

Tangerang Selatan, IDN Times - Pendaftaran Peserta Didik Baru (PPDB) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada masa pandemik COVID-19 dipermudah. Kemudahan itu berupa berkas atau dokumen yang orangtua atau wali murid ingin kirim ke pihak sekolah kini bisa dilakukan dengan hanya menggunakan aplikasi percakapan WhatsApp.

“Cukup kirim dokumen melalui WhatsApp ataupun bisa melalui ojek online,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Taryono, Sabtu (20/6).

Baca Juga: Pemkot Tangerang Buka Usulan Penerima Bansos Melalui Aplikasi

1. Ini tata cara daftar PPDB via WhatsApp

Kepala Dinas Pendidikan Tangsel, Taryono(IDN Times/Muhamad Iqbal)

Taryono menjelaskan cara mengirimkan dokumen persyaratan PPDB lewat WhatsApp. Pertama, lakukan pendaftaran seperti biasa secara online dengan membuka situs resmi website PPDB Tangsel. Kemudian, peserta pilih sekolah dan jalur yang diinginkan.

Setelah memilih jalur maka formulir PPDB diunduh hingga kemudian d-iprint. Lembaran formulir diisi lengkap sesuai data identitas pemohon, kemudian orangtua atau wali murid mengirim dokumen itu ke nomor yang tertera di masing-masing sekolah.

“Setiap sekolah ada lima operator yang siap menerima kiriman itu, nomor WhatsApp di website juga ada daftar nomor WhatsApp sekolah-sekolah, kemudian di masing-masing sekolah ada spanduk, di spanduk ada nama dan nomor WhatsApp yang bisa dihubungi, ada semua lengkap,” terangnya.

2. Dokumen sudah lengkap bisa menggunakan WhatsApp atau ojek online (ojol)

Dok. IDN Times

Taryono mengatakan, kalau formulir dan persyaratan sudah dilengkapi, lanjut Taryono, kirim ke kontak WhatsApp ke operator sekolah atau alternatif lain adalah menggunakan jasa antar barang lewat ojek online lalu dikirim ke alamat sekolah.

“Tapi lewat WA lebih gampang, nanti oleh operator dijawab siap akan kami tindak lanjuti, diterima oleh operator, bener gak pengisian formulirnya, formulirnya bener gak, sesuai kelengkapan nama lengkap, alamat dan sebagainya kan itu, nomor NIK nya, dan ketika yang di formulir itu ditulis nomor NIK sesuai gak itu dengan KK,” paparnya.

Baca Juga: Potret PPDB Online di Pedalaman Lebak yang Susah Sinyal

Berita Terkini Lainnya