Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Andra Soni: Ayah Ambil Rapor Dorong Penguatan Karakter Anak

Andra Soni: Ayah Ambil Rapor Dorong Penguatan Karakter Anak
Andra soni antar putranya mengambil rapor sekolah (Dok. Pemprov)
Intinya Sih
  • Gubernur Banten Andra Soni mendampingi putranya saat pengambilan rapor sebagai bentuk dukungan terhadap Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) yang menekankan pentingnya peran ayah dalam pendidikan anak.
  • Andra menilai kehadiran ayah di momen penting anak dapat memperkuat hubungan emosional, membangun rasa percaya diri, serta mendorong pola pengasuhan kolaboratif antara ayah dan ibu.
  • Pemerintah Provinsi Banten menerbitkan Surat Edaran Nomor 28 Tahun 2026 untuk mendukung GEMAR, dengan harapan meningkatkan partisipasi ayah dalam pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Serang, IDN Times – Gubernur Banten, Andra Soni, memberikan contoh nyata dukungan terhadap Gerakan Ayah Mengambil Rapor (GEMAR) dengan mendampingi langsung putranya, Raffiandra Putra, saat pengambilan rapor di Sekolah High/Scope Indonesia Bintaro, Kota Tangerang Selatan, Kamis (18/6/2026).

Kehadiran Andra Soni bukan dalam kapasitasnya sebagai kepala daerah, melainkan sebagai seorang ayah yang ingin memastikan perkembangan pendidikan anaknya berjalan dengan baik. Raffiandra saat ini telah menyelesaikan pendidikan di kelas 9 bersama 19 teman seangkatannya akan melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

1. Gerakan ini dinilai bisa bangun karakter anak bangsa

Andra soni antar putranya mengambil rapor sekolah (Dok. Pemprov)
Andra soni antar putranya mengambil rapor sekolah (Dok. Pemprov)

Menurut Andra, kehadiran ayah dalam momen pembagian rapor memiliki makna yang jauh lebih besar daripada sekadar memenuhi undangan sekolah. Baginya, GEMAR merupakan bagian dari upaya membangun karakter anak melalui keterlibatan aktif orang tua dalam proses pendidikan.

"Ini merupakan upaya kita membentuk generasi emas yang didukung oleh keluarga berkualitas," kata Andra.

2. Memperkuat hubungan orang tua dan anak

Andra soni antar putranya mengambil rapor sekolah (Dok. Pemprov)
Andra soni antar putranya mengambil rapor sekolah (Dok. Pemprov)

Ia menilai, perhatian dan kehadiran ayah pada momen penting anak akan menjadi kenangan emosional yang membekas hingga dewasa. Kedekatan tersebut diyakini mampu menumbuhkan rasa percaya diri sekaligus memperkuat hubungan antara anak dan orang tua.

Andra menegaskan bahwa Gerakan Ayah Mengambil Rapor bukanlah sebuah kewajiban yang memaksa, melainkan ajakan untuk meningkatkan peran ayah dalam pengasuhan. Karena itu, ia mengimbau para ayah di seluruh Banten untuk meluangkan waktu mendampingi anak-anak mereka saat menerima hasil belajar di sekolah.

Tak hanya kepada masyarakat umum, Andra juga meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi Banten ikut menyosialisasikan gerakan tersebut kepada keluarga, kerabat, dan lingkungan sekitar.

Menurutnya, GEMAR merupakan simbol perubahan pola pengasuhan yang selama ini cenderung menempatkan ibu sebagai pusat pendampingan pendidikan anak. Melalui gerakan itu, peran ayah dan ibu diharapkan menjadi lebih kolaboratif dalam mendukung tumbuh kembang anak.

"Ini merupakan simbol perubahan budaya pengasuhan di Indonesia, dari yang semula terpusat pada peran ibu menjadi kolaboratif dan setara," ujarnya.

3. Pentingnya teladan kepala daerah dalam gerakan ini

Andra soni antar putranya mengambil rapor sekolah (Dok. Pemprov)
Andra soni antar putranya mengambil rapor sekolah (Dok. Pemprov)

Sementara itu, Yuda Ganda Putra yang turut mendampingi kegiatan tersebut mengapresiasi langkah yang dilakukan Andra Soni. Menurutnya, keteladanan seorang kepala daerah yang tetap hadir menjalankan peran sebagai ayah memberikan pesan penting kepada masyarakat tentang arti keterlibatan orang tua dalam pendidikan anak.

Ia menegaskan, kehadiran ayah dalam kehidupan anak menjadi salah satu fondasi utama dalam membangun keluarga berkualitas sekaligus mencetak generasi Banten yang unggul dan berkarakter.

Sebagai bentuk dukungan terhadap program tersebut, Pemerintah Provinsi Banten telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 28 Tahun 2026 tentang Gerakan Ayah Mengambil Rapor Anak ke Sekolah pada 11 Juni 2026. Kebijakan itu diharapkan mampu mendorong partisipasi ayah secara lebih luas dan berkelanjutan.

Pemprov Banten menilai perubahan besar tidak selalu lahir dari program yang kompleks. Keterlibatan sederhana seorang ayah dalam momen penting pendidikan anak diyakini dapat memberikan dampak jangka panjang.

"Bagi seorang anak, merasa diperhatikan dan dianggap penting oleh ayahnya merupakan salah satu bentuk dukungan paling berharga dalam kehidupannya," katanya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang

Latest News Banten

See More