Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Banjir 4 Meter di Tangerang, 500 Jiwa Mengungsi

oto udara kawasan permukiman yang terendam banjir di Perumahan Taman Cikande, Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (14/1/2026). Banjir setinggi 60 centimeter hingga dua meter akibat luapan Sungai Cidurian
oto udara kawasan permukiman yang terendam banjir di Perumahan Taman Cikande, Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (14/1/2026). Banjir setinggi 60 centimeter hingga dua meter akibat luapan Sungai Cidurian (ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)
Intinya sih...
  • Banjir 4 meter di Tangerang merendam ratusan pemukiman warga di Perumahan Taman Cikande, Jayanti, Kabupaten Tangerang.
  • Sebanyak 500 jiwa penghuni mengungsi ke tempat lebih aman akibat banjir yang terjadi hari ini.
  • Curah hujan tinggi memperparah kondisi banjir di Perumahan Taman Cikande, menyebabkan jumlah warga yang terdampak terus bertambah.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Tangerang, IDN Times - Luapan Sungai Cidurian sejak Jumat (23/1/2026) dinihari, merendam ratusan pemukiman warga di Perumahan Taman Cikande, Jayanti, Kabupaten Tangerang, dengan ketinggian 4 meter. Sebanyak 500 jiwa penghuni di daerah itu mengungsi ke tempat lebih aman.

Camat Jayanti, Yandri Permana mengatakan bahwa banjir yang terjadi hari ini berdampak pada 702 kepala keluarga (KK) atau 2.532 jiwa. "Hampir seluruh rumah di RW 04 terendam banjir. Kemudian di RT 05 yang lokasinya lebih tinggi, sekitar sepertiga rumah juga sudah terendam," ungkapnya, seperti dikutip dari ANTARA.

1. Hujan yang turun terus-menerus memperparah dampak banjir

Foto udara kawasan permukiman yang terendam banjir di Perumahan Taman Cikande, Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (14/1/2026)
Foto udara kawasan permukiman yang terendam banjir di Perumahan Taman Cikande, Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (14/1/2026) (ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)

Selain luapan Sungai Cidurian, menurut Yandri, curah hujan yang tinggi beberapa hari belakang ini makin memperparah kondisi banjir di Perumahan Taman Cikande. "Ketika volume air sungai sudah sangat tinggi, lalu ditambah hujan deras yang terus-menerus, air di kawasan perumahan, tidak bisa mengalir kembali ke sungai," tuturnya.

Menurutnya, jumlah warga yang terdampak pun terus bertambah imbas ketinggian air yang makin meningkat. Sebagian korban kini mulai berusaha mengevakuasi barang berharga menggunakan perahu karet.

Kemudian, ratusan korban banjir mulai mengungsi ke posko pengungsian, namun ada juga yang mengungsi di rumah saudaranya.

2. Camat Yandri mengungkap, pihaknya membutuhkan perahu karet untuk evakuasi

Foto udara kawasan permukiman yang terendam banjir di Perumahan Taman Cikande, Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (14/1/2026)
Foto udara kawasan permukiman yang terendam banjir di Perumahan Taman Cikande, Jayanti, Kabupaten Tangerang, Banten, Rabu (14/1/2026) (ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)

Dia menjelaskan, untuk lokasi aman dari titik banjir terdapat empat posko pengungsian yang dihuni 500 jiwa. Mayoritas pengungsi merupakan kelompok lansia yang mengalami stroke, anak dengan kondisi disabilitas, serta sekitar 10 balita.

"Jadi sebagian ada yang mengungsi di rumah saudara dan ada di posko. Dan kemungkinan ini akan bertambah," ujarnya.

Dia menuturkan terkini pihaknya sangat membutuhkan bantuan perahu karet untuk membantu evakuasi warga yang terdampak. Selain itu hal lain yang paling dibutuhkan, yakni logistik tambahan untuk keberlangsungan dapur umum.

"Perahu karet sangat dibutuhkan untuk evakuasi dan distribusi logistik. Untuk logistik kebutuhan dasar, sementara masih mencukupi, namun kami tetap membutuhkan tambahan, terutama untuk keberlangsungan dapur umum," kata dia.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ita Lismawati F Malau
EditorIta Lismawati F Malau
Follow Us

Latest News Banten

See More

Banjir 4 Meter di Tangerang, 500 Jiwa Mengungsi

23 Jan 2026, 20:49 WIBNews