Tangsel 5 Tahun Gagal Juara Umum MTQ Banten, Ini Langkah Benyamin

- Pemkot Tangerang Selatan akan merumuskan pola pembinaan baru bersama LPTQ tahun ini, setelah kafilahnya belum meraih juara umum MTQ Banten selama lima tahun.
- Benyamin Davnie menyebut pembinaan sebelumnya sudah berjalan, tetapi belum memiliki pola baku; formula baru disiapkan agar pembinaan peserta lebih dinamis dan efektif.
- Pembinaan MTQ tidak hanya menargetkan prestasi, melainkan membumikan nilai Al-Qur’an dan syiar di Tangsel, sementara hasil lomba ditentukan dewan hakim.
Tangerang Selatan, IDN Times – Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan merumuskan pola pembinaan baru bagi Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ). Langkah itu dilakukan setelah kafilah Tangsel belum berhasil merebut gelar juara umum Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat Provinsi Banten selama lima tahun terakhir.
Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie mengatakan, evaluasi terhadap sistem pembinaan akan dilakukan bersama LPTQ agar lebih efektif.
1. Pemkot akan rumuskan pola pembinaan baru
Benyamin mengungkapkan, selama ini pembinaan terhadap peserta MTQ sebenarnya telah dilakukan. Namun, menurutnya, belum ada pola baku yang menjadi acuan. Karena itu, Pemkot Tangsel akan menyusun formula pembinaan yang baru bersama LPTQ.
“(Bentuk pembinaannya) nanti kita rumuskan bersama LPTQ,” kata Benyamin, Selasa (28/7/2026).
Ia memastikan pola pembinaan tersebut akan diperbarui pada tahun ini agar lebih dinamis.
“Ada bentuk yang lebih dinamis lagi,” ujarnya.
2. Target pembinaan bukan hanya mengejar juara

Menurut Benyamin, pembinaan terhadap kafilah MTQ tidak semata-mata ditujukan untuk meraih prestasi di tingkat provinsi maupun nasional.
Ia menegaskan, tujuan yang lebih besar adalah membumikan nilai-nilai Al-Qur’an di tengah masyarakat Kota Tangerang Selatan.
“Toh target kita itu bukan hanya untuk menaikkan juara di tingkat yang lebih tinggi, tapi kita untuk membumikan Al-Qur’an di tingkat kota,” katanya.
3. Penilaian juara menjadi kewenangan dewan hakim
Menanggapi belum berhasilnya Tangsel menjadi juara umum MTQ Provinsi Banten selama lima tahun berturut-turut, Benyamin menilai seluruh kafilah telah memberikan kemampuan terbaik saat berlomba. Meski demikian, ia mengakui hasil akhir tetap bergantung pada penilaian dewan hakim.
“Yang penting teman-teman yang dikejar itu bukan juaranya. Itu salah satu target, tapi target besarnya adalah syiarnya,” tutup Benyamin.


















