Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Banjir, Pemkot Tangerang Siagakan 700 Lebih Petugas

Banjir, Pemkot Tangerang Siagakan 700 Lebih Petugas
Sejumlah kendaraan melintas saat banjir di Jalan Tol Sedyatmo, Kota Tangerang, Banten, Rabu (29/1/2025). Tol ini merupakan akses ke Bandara Soetta ( ANTARA FOTO/Putra M. Akbar)
Intinya Sih
  • Pemerintah Kota Tangerang siagakan 700 petugas lapangan untuk atasi genangan banjir di beberapa lokasi rawan.
  • Petugas melakukan normalisasi drainase, perbaiki tanggul, operasikan pompa air, dan distribusi pompa mobile saat dibutuhkan.
  • Pemkot juga memastikan infrastruktur pengendali banjir dapat dioperasikan secara maksimal serta terus melakukan monitoring lapangan secara intensif.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Kota Tangerang, IDN Times - Pemerintah Kota (Pemkot) menyiagakan 700-an petugas lapangan untuk mengantisipasi dan mengatasi genangan banjir di sejumlah lokasi.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni mengatakan, penanganan sementara dilakukan di sejumlah lokasi rawan banjir. 

1. Petugas memantau drainase hingga membersihkan saluran air

Ilustrasi banjir (Dok. BPBD DKI Jakarta)
Ilustrasi banjir (Dok. BPBD DKI Jakarta)

Para petugas itu melaksanakan sejumlah tugas, mulai dari menormalisasi drainase, memperbaiki turap kisdam atau tanggul sementara yang bocor, mengeruk dan menurunkan muka air tandon, sampai mengoperasikan seluruh pompa air yang telah disiagakan di sejumlah lokasi rawan banjir di Kota Tangerang.

“Kami terus memastikan saluran air bisa berfungsi secara baik, bahkan kami juga mulai melakukan pembuatan sodetan, penguatan tanggul sementara, bahkan pembersihan gulma di embung atau saluran yang bisa menyumbat air bila hujan deras turun lagi,” kata Taufik, Rabu (29/1/2025).

2. Tak cuma petugas yang bersiaga, ratusan pompa juga disiagakan

Tidak hanya itu, pihaknya juga memastikan alat infrastruktur pengendali banjir dapat dioperasikan secara maksimal. Salah satunya, kata dia telah memastikan terdapat 294 pompa air yang siap operasikan untuk mengantisipasi terjadinya genangan banjir dalam beberapa waktu mendatang.

Selain itu pompa pompa mobile juga siap didistribusikan bila ada masyarakat yang membutuhkan tentunya dengan tetap melihat kondisi lapangan seperti tersedianya saluran outlet dan air tidak berbalik kembali pada saat operasional pompa.

“Kami juga terus mengecek pintu air secara terus-menerus sampai pembukaan pintu air bila diperlukan untuk memastikan tidak ada luapan air yang bisa berdampak banjir, seperti yang tadi malam di lakukan di Pintu Air Kali Ledug,” kata dia.

3. Pemkot Tangerang juga memantau terus lokasi yang masih banjir

Warga Kota Tangerang terdampak banjir (ANTARAPemkot Tangerang)
Warga Kota Tangerang terdampak banjir (ANTARAPemkot Tangerang)

Selain itu, Pemkot Tangerang juga terus melakukan monitoring lapangan secara intensif, khususnya menyisir beberapa lokasi rawan banjir, seperti di Periuk, Neglasari, sampai Benda yang masih dalam proses pemantauan lebih lanjut guna memastikan aliran air bisa lancar ke arah hilir.

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Ubaidillah Anshar, menyebutkan masih ada 6 titik banjir yang tergolong cukup parah, di antaranya dengan ketinggian mencapai 1,5 meter dan kini dalam penanganan petugas.

Ubaidillah mengatakan, titik banjir tersebut berada di Kecamatan Benda dan Neglasari dengan ketinggian mencapai 150 sentimeter Perum Bandara Mas IX Blok Z Selapajang Jaya.

Sedangkan di Kecamatan Benda ada di lima titik, yaitu Rawa Bokor RT 004 RW 004, Rawa Bokor RW 004 RW 010 Kelurahan Benda, Gg Pemuda RT 004 RW 08 Kelurahan Jurumudi, RW 006 RW 007 Kelurahan Jurumudi Baru, dan Perum Alam Raya RT 006 RW 011 Kelurahan Jurumudi.

"Untuk di Kecamatan Benda, ketinggian air rata-rata mencapai 100 sentimeter. Di lokasi ini, warga telah diungsikan di beberapa titik, yaitu Pos Damkar, Kantor Kelurahan Benda, Masjid Jami Al Barkah, Masjid Al Furqon, Majelis Taklim Al Asnhor, dan Mushala As Syuhada," kata dia, seperti dikutip dari ANTARA. 

Share Article
Topics
Editorial Team
Muhamad Iqbal
Ita Lismawati F Malau
Muhamad Iqbal
EditorMuhamad Iqbal

Latest News Banten

See More