Warga Kota Tangerang terdampak banjir (ANTARAPemkot Tangerang)
Selain itu, Pemkot Tangerang juga terus melakukan monitoring lapangan secara intensif, khususnya menyisir beberapa lokasi rawan banjir, seperti di Periuk, Neglasari, sampai Benda yang masih dalam proses pemantauan lebih lanjut guna memastikan aliran air bisa lancar ke arah hilir.
Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang, Ubaidillah Anshar, menyebutkan masih ada 6 titik banjir yang tergolong cukup parah, di antaranya dengan ketinggian mencapai 1,5 meter dan kini dalam penanganan petugas.
Ubaidillah mengatakan, titik banjir tersebut berada di Kecamatan Benda dan Neglasari dengan ketinggian mencapai 150 sentimeter Perum Bandara Mas IX Blok Z Selapajang Jaya.
Sedangkan di Kecamatan Benda ada di lima titik, yaitu Rawa Bokor RT 004 RW 004, Rawa Bokor RW 004 RW 010 Kelurahan Benda, Gg Pemuda RT 004 RW 08 Kelurahan Jurumudi, RW 006 RW 007 Kelurahan Jurumudi Baru, dan Perum Alam Raya RT 006 RW 011 Kelurahan Jurumudi.
"Untuk di Kecamatan Benda, ketinggian air rata-rata mencapai 100 sentimeter. Di lokasi ini, warga telah diungsikan di beberapa titik, yaitu Pos Damkar, Kantor Kelurahan Benda, Masjid Jami Al Barkah, Masjid Al Furqon, Majelis Taklim Al Asnhor, dan Mushala As Syuhada," kata dia, seperti dikutip dari ANTARA.