Belasan Kecamatan di Lebak dan Pandeglang Banjir dan Longsor

- Bencana hidrometeorologi menerjang belasan kecamatan di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang, Banten.
- 241 rumah terendam banjir dan satu pondok pesantren terdampak, dengan lima rumah rusak parah dan tiga akses jalan poros desa tidak bisa dilewati.
- Banjir terjadi di enam kecamatan di Pandeglang, Banten, dengan 164 rumah terendam banjir akibat intensitas curah hujan tinggi.
Serang, IDN Times - Bencana hidrometeorologi menerjang belasan kecamatan di Kabupaten Lebak dan Kabupaten Pandeglang, Banten. Hujan deras dengan intensitas tinggi disertai angin mengakibatkan banjir dan longsor di sejumlah wilayah di dua daerah tersebut.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banten, Nana Suryana mengatakan, ada 12 kecamatan dan 29 desa di Kabupaten Lebak mengalami bencana banjir, longsor, hingga pergerakan tanah.
Ke-12 kecamatan tersebut yakni, Banjarsari, Cijaku, Malingping, Wanasalam, Cigemblong, Cirinten, Sajira, Panggarangan, Bojongmanik, Bayah, Bayah, Leuwidamar dan Gunungkencana.
"Yang paling banyak di Lebak terjadi banjir," kata Nana saat dikonfirmasi, Selasa (3/12/2024).
1. Sebanyak 241 terendam, dan 5 rumah rusak

Banjir dan longsor yang terjadi sejak Senin (2/12/2024) sore itu, kata dia, mengakibatkan sebanyak 241 rumah dan satu pondok pesantren termpak terendam banjir. Lalu lima rumah rusak karena diterjang banjir, tertimbun longsor hingga tertimpa pohon tumbang.
"Tiga rumah mengalami rusak parah, dua mengalami kerusakan ringan," katanya.
2. Tiga akses jalan dan satu jembatan di Lebak terputus

Selain rumah warga, sejumlah fasilitas umum juga turut terdampak, satu ada tiga akses jalan poros desa yang tak bisa dilewati karena terendam banjir dan tertutup longsor. Kemudian, satu jembatan di Leuwidamar terputus akibat luapan sungai.
"Ada juga satu aula gedung desa di Kecamatan Sajira rusak karena longsor," katanya.
3. Banjir terjadi di 6 kecamatan di Pandeglang

Sementara, banjir terjadi di Pandeglang, Banten menerjang enam kecamatan karena intensitas curah hujan tinggi.
Banjir terjadi di Desa Koranji, Kecamatan Pulosari; Desa Cibingbin, Kecamatan Cibaliung; Desa Teluk, Kecamatan Labuan; Desa Pasir Lancar, Kecamatan Sindangresmi; Desa Cibarani, Kecamatan Cisata; dan Desa Curugsiung, Kecamatan Cikeusik. Akibatnya, 164 rumah terendam bajir.
"Ketinggian air rata-rata 30 sentimeter, tinggi air bisa saja berbeda-beda di setiap lokasi," katanya.



















