Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

BPBD Dirikan Posko Pemantau Banjir di 10 Titik di Tangerang

BPBD Dirikan Posko Pemantau Banjir di 10 Titik di Tangerang
ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Share Article

Tangerang, IDN Times - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Tangerang 10 posko pantauan dan informasi soal banjir. Posko pemantau itu didirikan di 10 titik yang rawan banjir. 

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Tangerang, Abdul Munir mengatakan, pendirian posko itu merupakan antisipasi banjir memasuki musim hujan

1. Daftar 10 titik rawan banjir yang dibangun posko pemantau

Mobil Pemadam Kebakaran Tangerang (Antaranews)
Mobil Pemadam Kebakaran Tangerang (Antaranews)

Abdul mengatakan, posko-posko itu nantinya akan dilengkapi juga dengan berbagai peralatan. "(Seperti) perahu karet, baju pelampung dan motor pompa," kata dia, seperti dikutip dari Antara, Jumat (22/10/2021).

Ia menuturkan, untuk 10 posko pemantauan bencana itu akan dibangun di Kecamatan Kosambi, Pakuhaji, Sepatan, Mauk, Kronjo, Balaraja, Cisoka, Tigaraksa, Sepatan, Kelapa Dua dan Curug.

2. BPDN juga menyiapkan relawan yang sudah mendapat pembekalan pengetahuan

ilustrasi Petugas BPBD distribusikan makanan buat warga korban banjir (IDN Time/istimewa)
ilustrasi Petugas BPBD distribusikan makanan buat warga korban banjir (IDN Time/istimewa)

Selain itu, BPBD Kabupaten Tangerang juga telah membentuk Desa Tangguh Bencana (Destana) untuk mengantisipasi bencana. Melalui Destana, BPBD menyiapkan relawan yang sudah dibekali pengetahuan.

"Jadi tiap relawan juga pengurus bertanggung jawab untuk mengedukasi masyarakat seputar kebencanaan," ujarnya.

3. Sebanyak 107 Destana sudah terbentuk dari total target 274

Ilustrasi banjir (IDN Times/Mardya Shakti)
Ilustrasi banjir (IDN Times/Mardya Shakti)

Kemudian, adapun Destana yang telah terbentuk di Kabupaten Tangerang yaitu sebanyak 107 dari total target sebanyak 274 Destana.

"Untuk pembangunan Destana ditargetkan hingga akhir 2023 dengan total 274 Destana di desa/kelurahan," ungkapnya.

Dalam bentuk kesiapsiagaan menghadapi terjadinya bencana, BPBD Kabupaten Tangerang telah menyiapkan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana atau Pusdalops sebagai sistem informasi dan komunikasi penanggulangan bencana. Hal ini bekerja sama dengan Diskominfo melalui layanan nomor tunggal 112 untuk keadaan darurat.

Share Article
Topics
Editorial Team
Ita Lismawati F Malau
EditorIta Lismawati F Malau

Latest News Banten

See More

Perawat Wanita di Klinik Gigi Tangerang Ditusuk Pasiennya Sendiri

31 Mei 2026, 18:43 WIBNews