Wakapolda Metro Jaya, Brigjen Pol Dekananto Eko Purwono meninjau pelaksanaan mudik di Bandara Soekarno-Hatta (IDN Times/Maya Aulia Aprilianti)
Wakapolda mengungkapkan, adanya kenaikan jumlah penumpang menjadi hal positif setelah masa COVID-19 lalu. Namun, terdapat 3 hal yang menjadi atensi di Bandara Soekarno-Hatta saat ini, terutama seiring dengan meningkatnya jumlah penumpang di bandara tersibuk di Indonesia tersebut.
"Tentunya ini menjadi tanggung jawab dari aparat kepolisian, managemen Angkasa Pura, Dinas Perhubungan untuk memberi pelayanan yang lebih baik dan maksimal. Karena angka pelayananya meningkat, tentu pelayananya harus meningkat," jelasnya.
Adapun, 3 hal yang menjadi atensi kepolisian di Bandara Soetta yakni pertama, masih terjadi mata elang di parkiran bandara, namun sudah dilakukan upaya-upaya pencegahan. Selanjutnya, pencegahan pembobolan (dodos) tas atau koper yang beberapa kali masih terjadi.
"Dan ini tentu kami bersinergi dengan pihak Angkasa Pura dengan managemen pengamanan internal untuk antisipasi," tuturnya.
Ketiga, pada pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, pihaknya meminta seluruh personel kepolisian memastikan penumpang berangkat dari rumah menuju ke bandara tepat waktu, masuk ke pesawat tepat waktu. Pasalnya, mudik merupakan kesempatan 1 tahun sekali sehingga harus dilayani dengan baik.
"Termasuk kami ingin memastikan, kalau arus lalu lintas dari kota menuju bandara ini lancar, sehingga tidak mengganggu jam keberangkatan," ungkapnya.