Bupati Lebak Tak Khawatir Koperasi Desa Bersaing dengan Minimarket

- Bupati Lebak Hasbi Asyidiki Jayabaya menegaskan tidak khawatir koperasi desa bersaing dengan jaringan minimarket besar seperti Alfamart dan Indomaret.
- Hasbi menolak wacana pembatasan ekspansi minimarket, menilai persaingan usaha harus tetap terbuka agar semua pihak bisa berkembang secara sehat.
- Ia mendorong kepala desa mengajak warga bergabung dalam koperasi untuk meningkatkan kesejahteraan melalui pembagian sisa hasil usaha di akhir tahun.
Lebak, IDN Times - Bupati Lebak, Hasbi Asyidiki Jayabaya menegaskan tidak khawatir dengan persaingan antara Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan jaringan minimarket seperti Alfamart maupun Indomaret.
Menurut Hasbi, koperasi justru harus mampu menghadirkan produk yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing desa agar memiliki keunggulan tersendiri.
“Sesuaikan dengan kebutuhan di desa masing-masing. Misalnya di gerai tidak ada produk yang dibutuhkan masyarakat, koperasi harus bisa menyiapkan itu supaya persaingan menjadi sehat,” ujarnya, Senin (6/4/2026).
1. Hasbi menolak wacana pembatasan ekspansi bisnis minimarket

Ia juga menolak wacana pembatasan ekspansi minimarket demi mendorong perkembangan koperasi. Hasbi menilai persaingan usaha sebaiknya tetap berjalan tanpa harus membatasi pihak lain.
“Enggak lah, jangan, apalagi sampai yang lain ditutup,” tegasnya.
2. Hasbi dorong kepala desa aktif ajak warga masuk koperasi

Hasbi mendorong para kepala desa untuk aktif mengajak masyarakat bergabung menjadi anggota koperasi. Ia berharap partisipasi warga dapat meningkatkan manfaat ekonomi melalui pembagian sisa hasil usaha (SHU).
“Supaya di akhir tahun bisa dapat keuntungan dari SHU. Harapan Presiden dan kita semua, kehadiran koperasi bisa membawa dampak positif terhadap ekonomi warga,” katanya.

















