Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Diduga Jadi Lokasi Transaksi Obat Keras, Gubuk di Kemiri Dibakar Warga

Diduga Jadi Lokasi Transaksi Obat Keras, Gubuk di Kemiri Dibakar Warga
Diduga Lokasi Transaksi Obat Keras, Gubuk di Kemiri Dibakar Warga (Dok. IDN Times/Romy)
Intinya Sih

  • Warga Desa Rancalabuh membakar gubuk di Kemiri setelah menduga tempat itu sering dipakai untuk transaksi obat keras ilegal pada malam hari.
  • Sebelum dibakar, warga menemukan tiga pria yang langsung kabur serta sejumlah obat keras daftar G dan satu sepeda motor di sekitar lokasi.
  • Polisi menyita barang bukti, memastikan tidak ada kerusakan lain, dan kini memburu tiga pria yang diduga bukan warga setempat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Tangerang, IDN Times – Sebuah gubuk di Jalan Gabusan, Desa Rancalabuh, Kecamatan Kemiri, Kabupaten Tangerang, dibakar warga lantaran diduga kerap dijadikan lokasi transaksi obat keras ilegal.

Warga mendatangi lokasi setelah menerima informasi terkait aktivitas mencurigakan yang diduga berlangsung di gubuk tersebut. Saat tiba di lokasi, warga menemukan tiga pria berada di sekitar bangunan.

1. Kabur saat didatangi warga

ilustrasi obat keras (pexels.com/Karolina Grabowska)
ilustrasi obat keras (pexels.com/Karolina Grabowska)

Kapolsek Mauk, AKP I Nyoman Nariana membenarkan peristiwa tersebut. Menurutnya kejadian berlangsung sekitar pukul 21.00 WIB.

“Lapak tersebut berbentuk saung yang tidak terlalu besar atau semacam gubuk kecil dari bahan bangunan sederhana,” kata Nyoman, Kamis (4/6/2026).

Ia menjelaskan, sebelum pembakaran terjadi, warga memperoleh informasi bahwa lokasi tersebut sering digunakan sebagai tempat transaksi obat keras daftar G. Berdasarkan informasi itu, warga kemudian melakukan pengecekan ke lokasi.

Saat didatangi, tiga pria yang berada di sekitar gubuk langsung melarikan diri ke arah belakang dengan menyeberangi kali kecil untuk menghindari kejaran warga.

2. Warga menemukan obat-obatan dan sepeda motor

ilustrasi narkoba (IDN Times/Mardya Shakti)
ilustrasi narkoba (IDN Times/Mardya Shakti)

Warga pun langsung memeriksa area sekitar gubuk. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan sejumlah obat-obatan yang diduga merupakan obat keras daftar G.

Selain itu, warga juga menemukan satu unit sepeda motor yang diduga milik pria yang melarikan diri. “Warga juga menemukan satu unit sepeda motor yang diduga milik salah satu pria yang lari,” ujar Nyoman.

Temuan tersebut memicu kemarahan warga. Akhirnya mereka membongkar dan membakar gubuk agar tidak lagi digunakan sebagai tempat berkumpul maupun aktivitas yang diduga melanggar hukum.

3. Polisi amankan barang bukti dan buru terduga pelaku

ilustrasi narkoba (pexels.com/Anna Shvets)
ilustrasi narkoba (pexels.com/Anna Shvets)

Nyoman memastikan, pembakaran gubuk tidak menimbulkan kerusakan pada bangunan lain karena lokasinya berada di pinggir jalan dan jauh dari permukiman warga.

Petugas kepolisian yang tiba di lokasi menyita sejumlah barang bukti berupa obat-obatan yang ditemukan warga serta satu unit sepeda motor yang ditinggalkan di tempat kejadian.

“Kami juga melakukan penyelidikan terhadap tiga pria yang diduga pelaku. Informasi yang kami dapat, ketiganya bukan warga setempat,” katanya.

Saat ini, polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan ketiga pria yang melarikan diri tersebut.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest News Banten

See More