Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Contraflow Jalan Marsekal Sur yadarma Tangerang Mulai Berlaku
Contraflow Jalan Marsekal Suryadarma Tangerang Mulai Berlaku (Dok. Pemkot Tangerang)

  • Pemkot Tangerang dan Satlantas Polres Metro Tangerang Kota menerapkan contraflow di Jalan Marsekal Suryadarma, Neglasari, selama rekonstruksi jalan untuk menjaga arus menuju Bandara Soekarno-Hatta.
  • Contraflow bersifat kondisional sesuai jadwal proyek; ruas arah Kota Tangerang dibuka dua arah dengan water barrier dan traffic cone, yang dilarang dipindahkan atau dilompati pengguna jalan.
  • Pengendara diminta melaju maksimal 30–40 km/jam, tidak mendahului, menyalakan lampu utama, serta mematuhi rambu sementara dan arahan petugas di lokasi.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tangerang, IDN Times – Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang bersama Satlantas Polres Metro Tangerang Kota mulai memberlakukan sistem contraflow di Jalan Marsekal Suryadarma, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang. Rekayasa lalu lintas ini diterapkan selama proses rekonstruksi jalan berlangsung.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang, Taufik Syahzaeni mengatakan, contraflow diberlakukan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan sekaligus mengantisipasi kemacetan, terutama bagi pengguna jalan menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan wilayah sekitarnya.

“Jadi karena Jalan Suryadarma ini mempunyai dua ruas jalan, ruas jalan arah Kota Tangerang akan dibuka menjadi dua arah untuk memastikan arus lalu lintas tetap bisa berjalan,” ujar Taufik, Rabu (19/8/2026).

1. Contraflow diberlakukan secara kondisional

Contraflow Jalan Marsekal Suryadarma Tangerang Mulai Berlaku (Dok. Pemkot Tangerang)

Taufik menjelaskan, sistem contraflow tidak diberlakukan sepanjang waktu. Rekayasa lalu lintas tersebut akan disesuaikan dengan jadwal pekerjaan proyek rekonstruksi Jalan Marsekal Suryadarma. Pengguna jalan diminta memperhatikan kondisi lalu lintas serta arahan petugas ketika melintas di kawasan tersebut.

Selama contraflow berlangsung, petugas memasang sejumlah pembatas berupa water barrier dan traffic cone untuk memisahkan arus kendaraan.

Pengguna jalan dilarang memindahkan maupun melompati pembatas tersebut tanpa arahan petugas. Pembatas dibuat untuk menjaga keselamatan kendaraan yang melintas dari arah berlawanan.

2. Kecepatan maksimal 30-40 km per jam

Contraflow Jalan Marsekal Suryadarma Tangerang Mulai Berlaku (Dok. Pemkot Tangerang)

Pengendara yang melintas di jalur contraflow juga diminta mengurangi kecepatan. Kecepatan kendaraan disarankan maksimal 30-40 kilometer per jam. "Pengendara juga diimbau tidak saling mendahului selama berada di jalur contraflow untuk menghindari risiko kecelakaan. Pengguna kendaraan diwajibkan menyalakan lampu utama, baik pada siang maupun malam hari," terangnya.

Penggunaan lampu tersebut bertujuan agar kendaraan lebih mudah terlihat oleh pengendara dari arah berlawanan selama sistem contraflow diberlakukan.

3. Patuhi rambu dan arahan petugas

Contraflow Jalan Marsekal Suryadarma Tangerang Mulai Berlaku (Dok. Pemkot Tangerang)

Pemkot Tangerang juga meminta masyarakat mematuhi seluruh rambu lalu lintas sementara dan petunjuk arah yang dipasang di sekitar lokasi proyek. Pengendara harus mengikuti arahan petugas yang berjaga di sejumlah titik selama rekonstruksi berlangsung.

Taufik mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan selama melintasi Jalan Marsekal Suryadarma. Rekayasa lalu lintas tersebut disiapkan agar aktivitas kendaraan tetap berjalan meski pekerjaan rekonstruksi jalan tengah dilakukan.

Curated For You

Editorial Team

Related Article