Tangerang Selatan, IDN Times – Polemik terkait proses evaluasi dan pengukuhan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tangerang Selatan terus menuai sorotan dari berbagai kalangan. Kali ini, kritik datang dari Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) UIN Syarif Hidayatullah Jakarta yang menilai pemerintah daerah tidak transparan dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Ketua DEMA UIN Jakarta, Achmad Hafizh, mengatakan polemik yang berkembang saat ini muncul akibat inkonsistensi informasi yang disampaikan oleh sejumlah pejabat terkait proses evaluasi Sekda Tangsel.
“Kita melihat banyak kerancuan dan ketidaktransparanan dari pemerintah daerah terhadap informasi yang seharusnya disampaikan ke publik. Ada pernyataan yang berubah-ubah dan tidak sinkron antara pihak-pihak yang menyampaikan informasi tersebut,” kata Hafizh, Minggu (31/5/2026).
