Menanggapi cuitan soal kelayakan Kota Serang, Wali Kota Syafrudin menyebut, Kota Serang ini baru menginjak usia ke-15 setelah berpisah dengan Kabupaten Serang. Tentu masih banyak kekurangan, terutama dalam sektor pembangunan dan harus mendapat perhatian khusus dari pemerintah provinsi maupun pusat.
"Kota Serang ini merupakan representative ibu kota provinsi, tentunya jalan-jalannya harus mendapatkan prioritas baik perbaikan ataupun kualitas dan estetikanya. Mudah-mudahan pembangunan dan pemeliharaan ke depan dapat memberikan manfaat kepada masyarakat Kota Serang," kata dia.
Sementara itu, Pj Gubernur Banten Al Muktabar mengaku, agenda-agenda pembangunan infrastruktur yang berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Pemerintah Provinsi Banten sejauh ini digulirkan di Kota Serang.
Dia pun mendorong Pemerintah Kota Serang untuk menata pembanguan daerah agar identitas Kota Serang sebagai ibu kota provinsi terlihat secara nyata. Namun, dia berkeyakinan bahwa Wali Kota dan Wakil Wali Kota Serang telah memiliki konsep besar pembangunan daerah.
"Saya yakin pak wali kota dengan semua unsurnya punya agenda kuat untuk meningkatkan pembangunan di Kota Serang," katanya.
Sesuai dengan janji para pejabat di Banten, semoga Kota Serang bisa berbenah dan bersolek sehingga kian menawan. Gak hanya itu, Kota Serang juga layak dihuni warganya.