Pelabuhan Merak (IDN Times/Muhamad Iqbal)
Di sisi lain, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Banten, Raden Yogie Nugraha, meminta seluruh kapal yang melintas di Selat Sunda meningkatkan kewaspadaan menyusul status siaga Gunung Anak Krakatau.
Menurutnya, aktivitas vulkanik gunung api tersebut berpotensi berupa letusan, lontaran material vulkanik hingga abu vulkanik yang dapat mengganggu keselamatan navigasi.
"Kemungkinan aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau yang dapat berupa letusan, lontaran material vulkanik, abu vulkanik, maupun gangguan terhadap keselamatan navigasi," kata Yogie.
Ia meminta para nakhoda terus memantau perkembangan informasi resmi mengenai aktivitas Gunung Anak Krakatau yang diterbitkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat.
"Dengan kondisi tersebut, aktivitas penyeberangan Merak-Bakauheni masih berlangsung, namun pengawasan terhadap kondisi perairan dan aktivitas vulkanik terus diperketat demi memastikan keselamatan pelayaran," katanya.