Serang, IDN Times - Beredarnya video penolakan rapid test yang dilakukan oleh beberapa tokoh agama di wilayah Serang beberapa waktu lalu membuat warga di Kampung Cori, Kelurahan Taktakan mengungsi ke perbukitan yang ada di sekitar kampung. Mereka takut di rapid test.
Kabar tersebut dibenarkan oleh Lurah Taktakan, Erlinawati yang menyebut warga ketakutan berlebihan menjalani rapid test lantaran termakan kabar tak benar alias hoaks.
"Pemukiman warga tadi pagi jadi sunyi-senyap, warung pada tutup, yang lagi sakit stroke lumpuh dibawa ngungsi juga dari kemarin malam. Makanya kita buktikan, bahwa rapid test tidaklah membahayakan," kata Erlinawati saat dikonfirmasi, Rabu (24/6).
