Gibran Tinjau MBG di Tangerang, Ini Menu Makanannya

- Wapres Gibran Raka tinjau pembiasaan program Makan Bergizi Gratis di SMK Negeri 3 Kota Tangerang.
- Siswa jurusan Tata Boga membuat menu nasi ayam teriyaki, capcay, tahu goreng, dan buah pisang.
- Siswa akan menyiapkan menu MBG untuk sekolah lain, pemberdayaan sekolah kejuruan di Banten akan diperluas.
Tangerang, IDN Times - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka meninjau pembiasaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SMK Negeri 3 Kota Tangerang, Kamis (21/11/2024). Menu makanan yang ada di sekolah tersebut dibuat langsung oleh siswa jurusan Tata Boga di sekolah tersebut.
Kali ini, menu yang diberikan, yakni nasi dengan lauk ayam teriyaki, sayur capcay baso ayam, tahu goreng, dan buah pisang. Penjabat (Pj) Gubernur Banten, Al Muktabar mengatakan, model MBG tersebut memang dinisiasi oleh Wapres Gibran.
"Ini merupakan satu model yang dia arahkan dalam rangka makan bergizi gratis, dimana melalui SMK jurusan tata boga, ini juga merupakan langkah pemberdayaan sekolah," kata Al Muktabar, Kamis (21/11/2024).
1. Siswa SMK jurusan Tata Boga juga bakal menyiapkan menu untuk sekolah sekitar

Selain untuk sekolah tersebut, siswa SMK jurusan Tata Boga juga bakal diminta menyiapkan menu MBG untuk sekolah-sekolah lain yang ada di wilayah tersebut. Sehingga kegiatan praktik memasak dan pengedukasian kepada siswa juga berjalan disamping juga menyiapkan MBG bagi sekolah lain.
"Ini sebuah model, dimana pemberdayaan sekolah karena SMK khususnya tata boga memiliki alat-alat fasilitas yang memadai untuk melakukan proses memasak, jadi dimasak sendiri sehingga itu juga mengurangi cost," ungkapnya.
2. Al Muktabar juga ingin bahan baku ditanam di sekolah

Al Muktabar mengungkapkan, di Banten terdapat berbagai macam sekolah kejuruan yang bisa diberdayakan untuk menyiapkan menu MBG. Misalnya, di Serang terdapat SMK jurusan pertanian yang sekolahnya memiliki lahan luas.
"Ada jurusan Tata Boga juga, kami juga dorong untuk pemberdayaan sekolahnya juga karena luas sekolahnya 6,5 hektare, itu input pangannya juga dari sekolah," jelasnya.
3. Penerapan model MBG ini bakal diperluas di Banten

Al Muktabar pun memastikan, model tersebut akan diperluas di Banten, termasuk untuk menyiapkan makanan di sekolah-sekolah lain di sekitar SMK tersebut. Biayanya pun akan disiapkan dari Provinsi melalui pendapatan asli daerah (PAD).
"Biayanya dari provinsi yang kita punya kewajiban, biaya itu berdasarkan petunjuk teknis yang sudah dikeluarkan dari Kementerian Dalam Negeri, 4 persen dari PAD kita, kemudian juga provinsi punya kewajiban meng-cover juga pembiayaan bagi SMP dan SD," tuturnya.



















