H-3 PSU Pilkada Serang, KPU Masih Kekurangan Surat Suara

- KPU Kabupaten Serang kekurangan surat suara untuk PSU Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Serang pada 19 April 2025.
- Bawaslu akan mendalami penyebab kekurangan surat suara setelah temuan logistik yang kurang.
- Kekurangan surat suara disebabkan oleh rusaknya surat suara saat pengiriman dan proses sortir dan lipat, namun KPU memastikan kebutuhan terpenuhi.
Serang, IDN Times - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Serang masih kekurangan surat suara untuk pemungutan suara ulang (PSU) Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Serang. KPU akan melaksanakan PSU sesuai perintah Mahkamah Konstitusi (MK) itu pada 19 April 2025.
Kekurangan surat suara itu berdasarkan temuan dari Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Serang saat melakukan pengawasan logistik.
1. Logistik sudah mulai didistribusi ke kecamatan

Komisioner Bawaslu Serang, Abdul Holid mengatakan, pihaknya akan mendalami penyebab kekurangan suara tersebut. Sebab, kata dia, saaf ini KPU Kabupaten Serang telah mulai mendistrubusikan logistik untuk PSU ke setiap kecamatan-kecamatan.
"Kami meminta penjelasan ke KPU kenapa kekurangan surat suara. Kami harus pastikan agar surat suara sesuai kebutuhan," kata Abdul Holid, Rabu (16/4/2025).
2. KPU tengah menindaklanjuti kekurangan surat suara itu

Saat dikonfirmasi terpisah, Komisioner KPU Kabupaten Serang Muhammad Asmawi membenarkan bahwa logistik surat suara untuk PSU Pilkada Serang masih kurang. Ia berdalih, kekurangan itu terjadi lantaran ada surat suara yang rusak pada saat pengiriman dan proses sortir dan lipat.
Saat ini kata dia, pihaknya tengah menindaklanjuti kekurangan surat suara tersebut. "(Kekurangan surat suara) hari ini sedang diambil ke percetakan," katanya.
3. KPU memastikan surat suara terpenuhi saat pemungutan suara

Asmawi memastikan surat suara sudah tersedia sesuai dengan kebutuhan pada saat pelaksanaan PSU nanti. Untuk diketahui, Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk PSU di Pilkada Serang mencapai 1.225.871 orang.
"Kami pastikan semua logistik pada saat pemungutan suara ulang sudah terpenuhi semuanya," katanya.



















