Serang, IDN Times - Aktivis Hak Asasi Manusia (HAM), Haris Azhar menyoroti sejumlah dugaan pelanggaran dan intervensi politik dalam proses Pilkada Serentak di Provinsi Banten.
Berdasarkan hasil temuannya, Founder Lokataru Foundation itu mengaku punya bukti-bukti dugaan pelanggaran yang dilakukan para kepala desa, Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT) Yandri Susanto, dan aparat penegak hukum, baik kepolisian maupun kejaksaan.
“Aparatur-aparatur negara, atau penegak hukum yang lain, hentikanlah. Kami punya cukup temuan-temuan berjenjang. Bukti berjenjang hingga saksi,” kata Haris saat konferensi pers di salah satu hotel di Kota Serang, Jumat (22/11/2024).
