Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Hore! THR PNS dan Honorer Pemprov Banten Cair Besok
ilustrasi THR (IDN Times/Aditya Pratama)
  • Pemprov Banten mulai mencairkan tunjangan hari raya (THR) untuk PNS dan honorer pada 18 Maret 2025 dengan anggaran Rp170,28 miliar.
  • Sebesar Rp144,72 miliar diperuntukkan bagi ASN Pemprov Banten, termasuk THR gaji dan tunjangan penambah penghasilan (TPP).
  • Pemprov Banten juga mengalokasikan anggaran Rp25,56 miliar untuk THR sebanyak
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Serang, IDN Times - Pemerintah Provinsi Banten mulai mencairkan tunjangan hari raya (THR) untuk pegawai negeri sipil (PNS) dan tenaga honorer pada Selasa (18/3/2025). Diketahui, Pemprov Banten mengalokasikan anggaran sebesar Rp170,28 miliar untuk pembayaran THR Idul Fitri 1446 Hijriah.

"Gaji ke-13 yang bersumber dari APBD itu sudah ditanda tangani Pak Gubernur," kata Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Banten, Rina Dewiyanti, Senin (17/3/2025).

1. Peruntukkan Rp144 miliar untuk ASN itu meliputi gaji dan TPP

ilustrasi THR (IDN Times/Aditya Pratama)

Rina Dewiyanti, merinci bahwa dari total anggaran tersebut, sebesar Rp144,72 miliar diperuntukkan bagi ASN Pemprov. Anggaran itu meliputi Rp65,2 miliar untuk THR gaji dan Rp79,51 miliar untuk tunjangan penambah penghasilan (TPP).

“Selain gaji ke-14, ASN tahun ini juga mendapatkan TPP secara penuh untuk THR,” kata Rina. 

2. Ini anggaran THR untuk 11 ribu honorer

ilustrasi THR (IDN Times/Aditya Pratama)

Selain itu, Pemprov Banten juga mengalokasikan anggaran sebesar Rp25,56 miliar untuk THR sebanyak 11.737 pegawai non-ASN atau pegawai honorer.

"Pencairannya mulai besok itu untuk PNS dan honorer disamakan (waktunya) karena kami upayakan ya," katanya.

3. Pencairan diklaim dapat tekan inflasi

Ilustrasi Arisan. (IDN Times/Aditya Pratama)

Rina berharap, dengan adanya pemberian THR ini dapat menumbuhkan daya beli di masyarakat dan dapat menekan inflasi daerah.

"Karena dengan pencairan ini tentu kan akan tranaaksi terjadi di desa-desa juga. Kalau logikanya ya, artinya ada uang yang beredar di masyarakat," katanya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article