Comscore Tracker

8 Pelajar Jadi Tersangka Tawuran di Serang

Tiga pelajar terluka dalam tawuran itu

Serang, IDN Times  - Kepolisian Resor (Polres) Serang menetapkan delapan tersangka dalam insiden tawuran antarpelajar yang terjadi di Jalan Raya Pamarayan Kecamatan Bandung, Kabupaten Serang. Dalam tawuran akhir pekan lalu itu, tiga pelajar luka-luka.

 "Ketiga orang yang mengalami luka itu pelajar dan hingga kini masih menjalani perawatan inap di Puskesmas Pamarayan," kata Kapolres Serang AKBP Yudha Satria, seperti dikutip dari Antara, Senin (5/12/2022). 

Baca Juga: Pemkab Serang Nunggak Retribusi Sampah ke Pemkot Serang Rp1,5 Miliar

1. Korban luka-luka terkena sabetan senjata tajam

8 Pelajar Jadi Tersangka Tawuran di SerangIlustrasi infus. (Unsplash.com/Marcelo Leal)

Yudha Satria menjelaskan, ketiga korban yang dirawat itu menderita luka sabetan benda tajam. Untungnya, kata dia, petugas cepat menangani tawuran itu dan menyelamatkan  ketiga pelajar dan melarikan mereka ke Puskesmas Pamarayan.

 "Kami sangat tanggap untuk penanganan peristiwa tawuran dan mengamankan 14 pelajar," katanya.

2. Delapan tersangka tawuran diperiksa lebih lanjut di kantor polisi

8 Pelajar Jadi Tersangka Tawuran di SerangIlustrasi Garis Polisi (IDN Times/Arief Rahmat)

Kapolres menjelaskan kronologi tawuran itu yang bermula dari saling ejek di media sosial, antar pelajar 8 sekolah SMP dan SMK. 

Selanjutnya, kedua kelompok pelajar tersebut sepakat bertemu untuk melakukan aksi tawuran di Jalan Raya Pamarayan - Tambak hingga mengakibatkan tiga pelajar terkapar bersimbah darah. Petugas bergerak cepat setelah mendapatkan laporan dari warga sekitar adanya keributan antarpelajar tersebut.

Mereka para tersangka tawuran antarpelajar tersebut kini menjalani pemeriksaan dan dikenakan dengan UU Darurat dan pasal pengeroyokan.  "Semua pelajar yang menjadi tersangka karena membawa senjata tajam," imbuhnya. 

Baca Juga: Proyek Fiktif, Eks Presdir IAS Dituntut 8 Tahun Bui 

3. Polisi menyita sejumlah barang bukti, termasuk clurit

8 Pelajar Jadi Tersangka Tawuran di SerangIlustrasi senjata tajam (Dok. Humas Polres Metro Jakarta Barat)

Dari kejadian itu, polisi menyita sejumlah beberapa barang bukti yaitu 4 unit motor, 7 handphone, 5 clurit, 1 sajam jenis cocor bebek, 1 sajam jenis grosir dan rekaman video.

Kapolres mengaku prihatin karena tawuran antarpelajar terjadi lagi. Diapun kembali menegaskan kepada orangtua maupun pihak sekolah agar lebih ketat mengawasi anak-anaknya dan tidak keluyuran di luar jam sekolah.

"Kita minta orangtua, jika sayang anak jangan biarkan mereka keluar rumah tanpa ada tujuan yang jelas, karena khawatir menjadi pelaku geng motor atau menjadi korban," kata Yudha.
 

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya