Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Polisi Antisipasi Bencana Alam di Musim Mudik Lebaran 2026

Polisi Antisipasi Bencana Alam di Musim Mudik Lebaran 2026
Warga terdampak banjirdi Kampung Kroya, Kota Serang, Banten, Minggu (8/3/2026). (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)
Intinya Sih

  • Sebanyak 1.859 personel gabungan disiagakan Polres Metro Tangerang Kota untuk mengamankan arus mudik Lebaran 2026 serta mengantisipasi potensi bencana seperti banjir dan longsor akibat curah hujan tinggi.
  • Polisi mendirikan tujuh pos pengamanan dan pelayanan di titik strategis, melibatkan TNI, Pemkot, dan masyarakat, serta menyediakan layanan penitipan kendaraan gratis bagi warga yang mudik.
  • BPBD Kota Tangerang menyiagakan sekitar 80 personel setiap hari selama libur Lebaran guna memantau wilayah dan merespons cepat berbagai potensi keadaan darurat di sejumlah titik kota.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Tangerang, IDN Times — Sebanyak 1.859 personel gabungan disiagakan untuk mengamankan arus mudik dan perayaan Lebaran 2026 di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota. Aparat juga diminta mewaspadai potensi bencana alam yang dapat terjadi selama periode mudik.

Kapolres Metro Tangerang Kota, Raden Muhammad Jauhari mengatakan, kesiapsiagaan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan dan keselamatan masyarakat.

“Potensi bencana, seperti banjir dan tanah longsor yang diperkirakan dapat terjadi akibat curah hujan tinggi berdasarkan prakiraan BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG),” kata Jauhari dilansir dari kantor berita ANTARA, Jumat (13/3/2026).

Ia mengungkapkan, kewaspadaan terhadap bencana diperlukan mengingat pekan sebelumnya 9 kecamatan di Kota Tangerang sempat terdampak banjir. Kondisi serupa juga terjadi di wilayah Kabupaten Tangerang yang masuk wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota.

1. Polisi juga menyiapkan 7 pos pengamanan dan pelayanan

Ilustrasi Mudik (ANTARA FOTO/ Raisan Al Farisi/wsj)
Ilustrasi Mudik (ANTARA FOTO/ Raisan Al Farisi/wsj)

Untuk mendukung pengamanan mudik, polisi mendirikan tujuh pos di sejumlah titik strategis. Pos tersebut terdiri dari satu pos pengamanan, lima pos pelayanan, dan satu pos terpadu. “Sebanyak 7 pos kami dirikan, terdiri dari 1 pos pengamanan, 5 pos pelayanan, dan 1 pos terpadu, yang tersebar di wilayah hukum Polres Metro Tangerang Kota,” ujar Jauhari.

Pengamanan ini juga melibatkan unsur TNI, Pemerintah Kota Tangerang, serta berbagai elemen masyarakat guna memastikan kelancaran arus mudik.

Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Polres Metro Tangerang Kota juga menyediakan layanan penitipan kendaraan gratis bagi warga yang akan mudik.

“Bagi masyarakat yang akan mudik dan ingin meninggalkan kendaraannya dengan aman, kami menyediakan layanan penitipan kendaraan secara gratis di polres maupun polsek. Untuk di polsek jajaran khusus kendaraan roda dua,” jelasnya.

2. Pemkot menyiapkan pos mudik dan sistem lalu lintas

ilustrasi mudik (unsplash.com/Abdul Ridwan)
ilustrasi mudik (unsplash.com/Abdul Ridwan)

Sementara itu, Dinas Perhubungan Kota Tangerang juga menyiapkan sejumlah pos pengamanan dan pelayanan di jalur mudik. Kepala Dishub Kota Tangerang, Achmad Suhaely, mengatakan pos tersebut dapat dimanfaatkan pemudik untuk beristirahat maupun memeriksa kondisi kesehatan.

“Sejumlah posko yang disediakan dapat dimanfaatkan para pemudik sebagai tempat istirahat ataupun untuk mengecek kesehatannya, baik pada arus mudik maupun arus balik Lebaran,” kata Suhaely.

Enam pos yang disiapkan diantaranya berada di kawasan Taman Pramuka Daan Mogot, Terminal Poris Plawad, Robinson Mart Daan Mogot, Magnolia Jatake Jatiuwung, Rest Area KM 14 Pinang, dan Rest Area KM 13,5 Kunciran.

Selain itu, Pemkot Tangerang juga menyiapkan berbagai langkah pendukung seperti pemasangan rambu petunjuk jurusan portable, pengujian kelaikan kendaraan umum (ramp check), serta optimalisasi Area Traffic Control System (ATCS).

“Sudah kami siapkan semuanya dan menunggu pelaksanaan bersama dengan jajaran lain,” kata Suhaely.

3. BPBD menyiagakan 80 personel setiap hari

Ilustrasi Mudik (ANTARA FOTO/ Raisan Al Farisi/wsj)
Ilustrasi Mudik (ANTARA FOTO/ Raisan Al Farisi/wsj)

Di sisi lain, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Tangerang juga memastikan kesiapsiagaan penuh selama libur Lebaran. Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, mengatakan sekitar 80 personel disiagakan setiap hari untuk mengantisipasi berbagai potensi kejadian darurat.

“Selama periode Lebaran kami tetap siaga penuh. Setiap hari kurang lebih ada 80 personel yang bertugas secara bergantian untuk memantau kondisi wilayah serta merespons laporan masyarakat,” ujar Mahdiar.

Personel tersebut ditempatkan di Markas Komando BPBD, empat unit pelaksana teknis, serta empat pos pemadam kebakaran yang tersebar di sejumlah wilayah Kota Tangerang guna mempercepat penanganan jika terjadi keadaan darurat.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ita Lismawati F Malau
EditorIta Lismawati F Malau
Follow Us

Latest News Banten

See More