Antisipasi Lonjakan Pemudik, Kapolri: Tambah Buffer Zone-Pelabuhan

- Kapolri Listyo Sigit Prabowo menyiapkan penambahan buffer zone dan pelabuhan tambahan untuk mengurai antrean kendaraan di jalur penyeberangan Merak–Bakauheni saat arus mudik Lebaran 2026.
- Pemerintah menyiapkan media center dengan informasi real time, pengamanan di kapal dan titik strategis, serta fasilitas seperti dapur lapangan dan pos istirahat bagi pemudik.
- Menhub Dudy Purwagandhi menambah empat pelabuhan dan 14 kapal baru di wilayah Merak, Ciwandan, serta Bojonegara guna memperlancar arus penyeberangan menuju Sumatra.
Serang, IDN Times – Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Listyo Sigit Prabowo menyebut, sejumlah inovasi disiapkan untuk mengurai antrean kendaraan saat arus mudik Lebaran 2026 di jalur penyeberangan Merak–Bakauheni.
Hal itu disampaikan Sigit usai menerima paparan dari PT ASDP Indonesia Ferry serta jajaran Polda Banten dan Polda Lampung terkait kesiapan pelayanan mudik di wilayah penyeberangan.
“Dari hasil presentasi yang disampaikan, saya melihat ada beberapa inovasi tambahan yang diharapkan bisa mengurai permasalahan antrean yang setiap tahun terjadi,” kata Sigit saat meninjau Pelabuhan Merak, Kota Cilegon, Jumat (13/3/2026).
1. Buffer zone dan pelabuhan tambahan disiapkan

Menurut Sigit, salah satu upaya yang disiapkan adalah penambahan buffer zone untuk menampung kendaraan sebelum masuk ke kawasan pelabuhan. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan pelabuhan tambahan untuk mengurangi kepadatan di pelabuhan utama saat arus mudik berlangsung.
Ia menekankan, seluruh inovasi tersebut perlu disosialisasikan secara luas kepada masyarakat agar pemudik mengetahui sistem pelayanan terbaru yang disiapkan pemerintah.
Kapolri juga meminta agar pengelola penyeberangan menyiapkan media center yang dapat memberikan informasi secara real time kepada masyarakat.
Informasi tersebut mencakup berbagai kebijakan baru, termasuk sistem penjualan tiket kapal secara daring serta pengaturan operasional seluruh dermaga yang kini diseragamkan.
“Media center harus bisa memberikan informasi yang mudah diakses masyarakat terkait kebijakan baru maupun kondisi di lapangan,” ujarnya.
2. Pengamanan kapal hingga pos istirahat disiapkan

Selain pengaturan arus kendaraan, pihak kepolisian juga menyiapkan pengamanan di atas kapal dan sejumlah titik strategis.
Pengamanan juga disiapkan di wilayah Lampung untuk mengantisipasi potensi kerawanan keamanan dan ketertiban masyarakat selama arus mudik berlangsung.
Di sisi lain, berbagai layanan juga disediakan bagi pemudik, mulai dari dapur lapangan hingga pos istirahat yang dapat dimanfaatkan masyarakat selama perjalanan.
“Kami harapkan masyarakat dapat memanfaatkan fasilitas yang telah disiapkan agar perjalanan mudik berjalan aman dan nyaman,” kata Sigit.
3. Kapal penyeberangan ditambah

Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi mengatakan, pemerintah juga menambah armada kapal penyeberangan untuk mengantisipasi lonjakan pemudik.
Ia menyebut di wilayah Merak akan disiapkan empat pelabuhan untuk melayani arus penyeberangan ke Sumatra.
Selain itu, pemerintah juga menyiapkan 14 kapal tambahan yang akan dioperasikan melalui Pelabuhan di Ciwandan dan Bojonegara.
“Dengan penambahan kapal ini diharapkan arus kendaraan yang menuju Sumatra bisa lebih lancar dibandingkan tahun sebelumnya,” kata Dudy.


















