Jalan Rusak, Ibu Hamil di Lebak Terpaksa Melahirkan di Mobil Pikap

- Jalan rusak menyebabkan mobil sulit melewati, memaksa ibu hamil melahirkan di dalam mobil pada Senin dini hari.
- Bayi dibawa ke bidan desa karena jaraknya lebih dekat dibanding puskesmas, dan keduanya dalam keadaan sehat setelah melahirkan.
- Pengemudi pikap yang membawa ibu hamil memastikan bahwa ibu dan bayinya dalam keadaan sehat setelah melahirkan di dalam mobil.
Lebak, IDN Times — Seorang ibu hamil di Desa Cibarani, Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten, terpaksa melahirkan di dalam mobil pikap pada Senin dini hari (19/1/2026). Peristiwa itu terjadi karena kendaraan yang membawanya menuju puskesmas tidak mampu melewati jalan desa yang masih berupa tanah dan licin.
“Sekitar jam dua belas malam saya diminta mengantar ibu yang melahirkan. Pas di daerah Cinangka jalurnya menanjak, mobil enggak bisa ngelewatin karena emang kondisinya tanah dan juga licin,” kata Abad, pengemudi pikap.
1. Saking rusaknya jalan, hingga mobil sulit melewatinya

Abad mengaku, sudah beberapa kali mencoba melewati tanjakan tersebut, namun gagal. Proses menunggu di lokasi pun berlangsung cukup lama hingga akhirnya ibu berusia sekitar 30 tahun itu melahirkan di dalam mobil sekitar pukul 00.30 WIB.
“Iya, didampingin suaminya sama ada paraji,” ungkapnya.
2. Bayi tersebut akhirnya dibawa ke bidan desa

Usai melahirkan, Abad memilih membawa ibu dan bayi ke bidan desa karena jaraknya lebih dekat dibandingkan ke puskesmas.
“Iya akhirnya kita bawa ke bidan karena kalau ke puskesmas lumayan jauh. Alhamdulillah ibu dan bayinya selamat, dan langsung ditanganin sama Bu Bidan,” tutur Abad.
Sementara itu, Kabid Pelayanan Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak, dr. Firman Rachmatullah memastikan kondisi ibu dan bayi dalam keadaan sehat.
“Alhamdulillah, informasi dari bidan setempat mengatakan kondisi keduanya sehat. Sore ini setelah semuanya selesai sudah boleh pulang ke rumahnya,” kata Firman.















