Ilustrasi pemilu. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga
Sementara itu, Wakapolda Banten Brigjen Pol M Sabilul Alif mengatakan, anggota kepolisian harus siap menghadapi Pemilu 2024. Sebab, menjelang pelaksanaan Pemilu akan banyak tantangan, dan tugas Polri semakin banyak.
“Di masa menjelang pemilihan umum serentak akan semakin banyak kegiatan aksi masyarakat yang perlu untuk kita amankan, maka dari itu kita tetap melaksanakan tugas dengan baik,” katanya.
Sabilul menerangkan anggota yang telah melaksanakan Operasi Mantap Brata harus memahami tentang Telegram Kapolri, terkait tugas dan kewajiban personel dalam rangka tahapan pemilu.
“Kepada personel agar memahami tentang TR Kapolri, pedomani petunjuk dan arahan tersebut," katanya.
Sabilul mengungkapkan personel yang bertugas dalam melaksanakan patroli hanya diizinkan memantau situasi. Tak diperbolehkan bagi anggotanya, untuk singgah atau berdialog dengan calon-calon yang bertarung dalam Pemilu 2024.
"Tidak berdialog, dan tidak masuk ke dalam kantor parpol, DPC, rumah kemenangan dan posko kemenangan dan tempat yang berkaitan dengan partai politik,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Sabilul berharap pelaksanaan Pemilu 2024 mendatang, di wilayah Banten dapat berjalan aman, dan kondusif. “Kita harus pastikan setiap tahapan Pemilu di wilayah Banten berjalan dengan aman dan lancar,” katanya.