Baca Al-Quran (unsplash.com/@sserhattug)
Maesyal menilai, persaingan MTQ tahun ini berlangsung semakin ketat karena seluruh daerah melakukan persiapan dengan maksimal. Meski begitu, ia menegaskan kemenangan bukanlah tujuan utama.
“Yang utama bukan semata-mata kemenangan, tapi bagaimana momentum MTQ ini menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, terutama generasi muda,” ucapnya.
Ia memastikan Pemerintah Kabupaten Tangerang akan terus memperkuat pembinaan agar mampu mempertahankan gelar juara umum untuk keenam kalinya pada MTQ tingkat Provinsi Banten tahun depan.
Selain itu, pemerintah daerah juga akan memberikan penghargaan kepada peserta berprestasi sebagai bentuk apresiasi. Sementara bagi peserta yang belum berhasil, Maesyal meminta agar tetap semangat berlatih.
“Orang bisa karena terbiasa, orang pandai karena latihan. Yang tahun ini belum meraih emas, tahun depan harus lebih giat lagi,” katanya.
Ketua LPTQ Kabupaten Tangerang, Soma Atmaja, turut menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tersebut. Ia berharap prestasi itu dapat kembali dipertahankan pada MTQ Provinsi Banten tahun depan.
“Alhamdulillah, kita kembali meraih juara umum sekaligus mempertahankan gelar lima kali berturut-turut. Semoga tahun depan kita bisa kembali menjadi juara umum,” ujar Soma.