Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kadinkes: Ada 7 Warga Banten Suspek Cacar Monyet
ilustrasi monkeypox atau cacar monyet (IDN Times/Aditya Pratama)

Serang, IDN Times - Kasus cacar monyet atau monkeypox telah menyebar hingga ke Provinsi Banten. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Banten Ati Pramudji Hastuti menegaskan, 7 orang di wilayahnya baru dinyatakan suspek monkeypox, belum terkonfirmasi.

Ketujuh orang yang suspek itu termasuk dua kasus yang ditemukan di Tangerang Selatan. "Itu kan belum, kan harus di uji lab dulu. Entar suka heboh. Suspek ya nulisnya," kata Ati saat dikonfirmasi, Kamis (2/11/2023).

1. Ketujuh orang yang suspek monkeypox mengalami demam hingga ada luka berwarna putih di bagian tubuh

ilustrasi monkeypox (IDN Times/Aditya Pratama)

Mantan Dirut RSUD Kota Tangerang itu menyampaikan, tercatat sudah ada tujuh warga Banten yang berstatus suspek. Meski, mereka mengalami tanda-tanda demam, lesu atau terdapat luka berwarna putih di tangan, wajah dan badan belum bisa dipastikan positif monkeypox.

"Di Banten baru sekitar 7 (kasus suspek) di wilayah Tangerang Raya tersebar," katanya.

2. Ketujuh orang itu telah ditangani dan diisolasi

ilustrasi mpox (IDN Times/Aditya Pratama)

Kini ketujuh orang tersebut telah ditangani oleh tim medis untuk diisolasi. Ati menjelaskan, dalam penanganannya, tim medis memberikan obat sesuai dengan gejala yang mereka keluhkan.

"Tetep kita lakukan pemantauan kan ada tim surveilans kita," katanya.

3. Pemprov Banten siaga 3 monkeypox

Kepala Dinas Kesehatan Banten Ati Pramudji, (IDN Times/ Khaerul Anwar)

Meskipun belum ditemukan kasus positif monkeypox, Pemprov Banten telah melakukan surveilans activity dengan membuat early warning sistem kepada seluruh faskes-- baik itu rumah sakit dan puskesmas di seluruh Banten.

Hal ini dilakukan untuk mengantisipasi dan mencegah penyebaran kasus cacar monyet di Banten. "Walaupun belum siaga satu, tapi kita lakukan siaga tiga," katanya.

Editorial Team

Related Article