- Rendi (ABK), asal Pekalongan Timur, Kabupaten Pekalongan.
- Ahmad (ABK), 24 tahun.
Kapal Nelayan KM Marina 7 Terbakar di Perairan Pulau Ular, 1 ABK Tewas

- 28 orang selamat, 1 meninggal dan 2 masih hilang
- Proses evakuasi sudah dilakukan sejak pagi
- Basarnas telah merilis nama-nama korban dalam insiden
Serang, IDN Times – Kapal nelayan KM Marina 7 mengalami kebakaran hebat di perairan Pulau Ular, Kecamatan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, Kamis (19/2/2026). Insiden tersebut mengakibatkan satu orang anak buah kapal (ABK) meninggal dunia, sementara dua lainnya masih dalam pencarian.
Kasubsi Siaga dan Operasi Kantor SAR Banten, Rizky Dwianto, mengatakan operasi pencarian dan pertolongan (SAR) langsung dilakukan setelah laporan diterima.
1. Sebanyak 28 orang selamat, 1 meninggal dan 2 masih hilang

Rizky menyampaikan, hingga hari pertama operasi, total korban dalam peristiwa tersebut berjumlah 31 orang. Sebanyak 28 orang berhasil diselamatkan, satu orang meninggal dunia, dan dua orang masih dinyatakan dalam pencarian.
“Operasi SAR terus dilakukan secara maksimal dengan mengutamakan keselamatan personel di lapangan. Kami berharap dua korban yang masih hilang dapat segera ditemukan,” katanya melalui siaran pers.
Peristiwa kebakaran terjadi di sekitar Pulau Ular pada koordinat 5°57'5.40"S - 105°54'32.82"E. Para korban selamat terdiri dari nakhoda, perwira kapal, serta ABK yang berhasil dievakuasi oleh unsur SAR gabungan.
Korban meninggal dunia diketahui bernama Andi alias Ombor, ABK asal Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. "Sementara dua ABK lainnya yang masih dalam pencarian adalah Rendi dan Ahmad," katanya.
2. Proses evakuasi sudah dilakukan sejak pagi

Operasi SAR dimulai pukul 09.45 WIB ketika Rigid Inflatable Boat (RIB) 02 Basarnas Banten diberangkatkan menuju lokasi kejadian. Personel Unit Siaga SAR Merak juga bergerak ke Dermaga Lanal Banten untuk berkoordinasi dan melakukan pendataan korban.
Sekitar pukul 11.44 WIB, RIB 02 tiba di lokasi dan langsung melakukan penyisiran di sekitar titik kebakaran. Hingga berita ini diturunkan, unsur laut masih terus dikerahkan untuk mencari dua korban yang belum ditemukan.
"Penyebab kebakaran kapal masih dalam penyelidikan pihak berwenang," katanya.
3. Basarnas telah merilis nama-nama korban dalam insiden

Korban Meninggal Dunia (1 orang): Andi alias Ombor (ABK), alamat Desa Klego, Kecamatan Pekalongan, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah.
Korban Dalam Pencarian (2 orang):
Korban Selamat (28 orang):
- Mukriyanto (Nakhoda)
- Kholidin (Wakil Nakhoda)
- Radibani (ABK)
- Abdul Gofur (ABK)
- Rohani (ABK)
- Harmoko (ABK)
- Trisno (ABK)
- Taryo (KKM)
- Bagas Adi Galih (ABK)
- Taufik (ABK)
- M. Andre (ABK)
- Nuroji (KKM)
- Agus Supriatin (ABK)
- Alif (ABK)
- Ahmad Afandi (ABK)
- Kastono (ABK)
- Kukuh Lestari (ABK)
- Dualfan Saputra (ABK)
- Jasen Alfian (ABK)
- Maulana Ardiansyah (ABK)
- Abdul Mukti (ABK)
- Ipung Pramono (ABK)
- Muhammad Soleh (ABK)
- Anam (Koki)
- Tomi (ABK)
- Gito (ABK)
- Apriadi Pratomo(ABK)
- Rahmat Murdito(ABK)
















