Kota Tangerang Belum Masuk Daftar Penerapan Perdana MBG

- Penjabat Wali Kota Tangerang, Nurdin, menunggu arahan Badan Gizi Nasional terkait pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara nasional.
- Pihaknya telah melakukan uji coba dan pembiasaan ke sekolah-sekolah di Kota Tangerang serta siap dengan dukungan pendanaan dari APBD.
- Nurdin telah menyiapkan 4 persen anggaran untuk MBG, dengan total anggaran yang harus disiapkan mencapai Rp1 triliun untuk seluruh sekolah negeri dan swasta di wilayahnya.
Tangerang, IDN Times - Penjabat (Pj) Wali Kota Tangerang, Nurdin mengungkapkan, wilayahnya belum masuk dalam daftar yang sudah ditetapkan pelaksanaan perdana Makan Bergizi Gratis (MBG) secara nasional. Pihaknya pun tengah menunggu arahan lebih lanjut dari Badan Gizi Nasional.
"Tentu kami menunggu arahan lebih lanjut dari Badan Gizi Nasional untuk implementasinya," kata Nurdin, Senin (6/1/2025).
1. Nurdin menegaskan pihaknya telah siap melaksanakan MBG

Nurdin menegaskan, pihaknya telah siap untuk melaksanakan program MBG tersebut. Apalagi, sejak beberapa bulan lalu, pihaknya telah melakukan uji coba dan pembiasaan ke sekolah-sekolah di Kota Tangerang.
"Dari sisi kesiapan kami tentu sudah siap semua, termasuk persiapan dukungan pendanaan dari APBD," jelasnya.
2. Nurdin menyiapkan anggaran 4 persen untuk MBG

Nurdin menuturkan, pihaknya belum mendapatkan petunjuk teknis terkait anggaran yang akan digunakan untuk MBG. Namun, dalam sisi pemenuhan gizi, Nurdin telah menyiapkan 4 persen anggaran untuk MBG.
"Ada Rp30 miliar langsung dari Dinas Pendidikan dan Rp120 miliar cadangan dana khusus," tuturnya.
3. Jika ditotal, anggaran MBG untuk sekolah negeri dan swasta mencapai Rp1 triliun

Pihaknya pun telah menghitung terkait total anggaran yang harus disiapkan untuk penetapan MBG secara keseluruhan di wilayahnya, baik untuk di sekolah negeri maupun swasta, yakni Rp1 triliun.
"Kalau hitungan secara total keseluruhan, baik (sekolah) negeri ataupun swasta di seluruhnya Rp1 triliun lebih. Implementasinya masih menunggu dari Badan Gizi Nasional seperti apa," kata dia.



















