Serang, IDN Times - Minimnya ketersediaan alat Polymerase Chain Reaction (PCR) tes di Provinsi Banten membuat lambannya hasil pemeriksaan swab test. Hal itu berakibat lebih jauh, yakni terhambatnya pemetaan epidemiologi, termasuk tracing.
Wali Kota Serang Syafrudin mengatakan, kendala yang dialami oleh Kota Serang adalah belum memiliki alat untuk melakukan pemeriksaan PCR swab, sehingga proses untuk mempercepat hasil swab lama.
“Jadi hasil swab ini ketika kita lakukan tracking yang PDP, kemudian di-swab, ternyata hasilnya lama sampai tiga minggu. Itu aja sih kendalanya,” ujarnya, Senin (22/6).
