Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Manfaat Olahraga Golf Untuk Anak Sekolah, Bisa Membangun Karakter Diri

Manfaat Olahraga Golf Untuk Anak Sekolah, Bisa Membangun Karakter Diri
Manfaat Olahraga Golf Untuk Anak Sekolah, Bisa Membangun Karakter Diri (IDN Times/Muhamad Iqbal)
Intinya Sih
  • Binus School Serpong bekerja sama dengan Damai Indah Golf Tangsel membuka ekstrakurikuler golf untuk siswa SD hingga SMA guna membentuk karakter disiplin, sabar, dan percaya diri.
  • Program ini juga bertujuan mengurangi kecanduan gadget serta memperluas jejaring sosial siswa melalui kegiatan luar ruangan yang menanamkan etika dan mental kompetitif sehat.
  • Siswa akan dilatih oleh pelatih profesional bersertifikat, Coach Daniel Allen, dengan sesi latihan rutin setiap hari setelah sekolah dan peluang ikut kompetisi golf junior di masa depan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Tangerang, IDN Times - Golf merupakan salah satu olahraga yang bisa membangun karakter anak usia sekolah agar lebih percaya diri, sabar, tekun, hingga disiplin. Bahkan, jika ditekuni sejak dini, Golf bisa bermanfaat untuk mencegah depresi pada generasi alfa yang akrab dengan media sosial sejak kecil.

Hal inilah yang menggerakkan Binus School Serpong menggandeng Damai Indah Golf Kota Tangerang Selatan (Tangsel), untuk membuka ekstrakurikuler baru bagi siswanya di jenjang sekolah dasar (SD) hingga SMA.

"Olahraga ini sangat-sangat penting untuk anak, terlebih bila kegiatannya di luar ruangan, bukan sekedar gym saja. Sebab, baik manfaatnya anak memperoleh udara segar, terkena cahaya matahari, terlebih mereka punya kegiatan lain dengan gadget atau game-nya," ungkap Binus School Serpong Director, Gerald Donovan, Minggu (14/6/2026).

1. Golf juga bisa melatih emosi anak agar tak cepat marah

Ilustrasi golf. (Pexels.com/Markus Spiske)
Ilustrasi golf. (Pexels.com/Markus Spiske)

Dia juga mengungkapkan, golf bisa menjadi alternatif olahraga yang bisa menyembuhkan anak dari gejala kecanduan gadget dan frustrasi. Makanya sangat baik untuk membentuk karakter anak, dari yang mudah emosi, terbiasa terburu-buru, bisa membentuk karakter sabar, konsentrasi dan bertanggungjawab.

"Sebab dalam golf seperti membaca novel atau buku, dibuka setiap lembar, perlu konsentrasi. Nah, kemampuan ini yang dia bisa bawa bukan hanya di lapangan golf, tapi juga di pelajarannya, di kelas, di hidupnya gitu. Jadi kita merasa ini golf bukan hanya tentang golf, tapi itu tentang kehidupan, karakter kehidupan orang," tutur Gerald.

2. Golf juga bisa membangun jejaring anak untuk menuju kesuksesan

ilustrasi golf (pexels.com/tyler hendy)
ilustrasi golf (pexels.com/tyler hendy)

Bukan hanya untuk kesehatan anak saja, siswa yang mengikuti ekskul ini juga memiliki kelebihan secara jejaring sosial. Sebab, seorang anak untuk sukses bukan hanya dinilai dari di dalam kelas saja, melainkan juga ketika dia bergaul di kehidupan sosialnya.

Nantinya, ekskul ini akan dibuka pada tahun ajaran baru, baik di jenjang SD maupun ke tingkat SMA. Materinya pun akan menyesuaikan, mencakup sesi latihan teknik dasar dan lanjutan, pemahaman etika bermain golf, serta simulasi situasi lapangan yang menanamkan mentalitas kompetitif yang sehat.

"Kehadiran ekskul baru ini menambah daftar panjang ekskul yang dapat dipilih siswa, sesuai dengan minat dan bakat yang didalami, dengan total ekskul saat ini lebih dari 80 kegiatan," katanya.

3. Belajar Golf harus didampingi pelatih profesional

ilustrasi golf (unsplash.com/Mick De Paola)
ilustrasi golf (unsplash.com/Mick De Paola)

Sementara, Binus memastikan bila selama ekskul berjalan, siswanya akan dilatih oleh Coach Daniel Allen, seorang WNA yang sudah memegang sertifikat seorang pelatih golf. Nantinya, siswa akan dilatih selama satu jam di tiap sesinya. Mereka akan diberi kesempatan di setiap pulang sekolah, dari Senin sampai Jumat. Sebab, peminatnya pun sudah banyak, yakni kisaran 40 sampai 50 siswa Binus yang ingin menjajal golf sebagai kegiatan ekskulnya.

"Jadi, kita akan mencoba membuka slot setiap hari dari jam 4 sampai jam 5 sore, kemudian kita bisa memasukkan pemain junior ke dalam slot tersebut. Di sini ada dua pelatih, jadi kami berdua yang akan menanganinya," kata Dane.

Mereka akan dilatih sejak latihan dasar, hingga terus meningkat, sesuai dengan kemajuan latihan setiap sesinya. Dengan begitu, bisa ada dua slot dalam sehari tergantung pada berapa banyak pemain junior yang mendaftar.

Coach Dane membuka peluang, siswa-siswa ini ikut kompetisi golf junior dikemudian hari. Hanya saja dipilih berdasarkan kemampuan dan keterampilan mereka dalam mengendalikan stik golf tersebut.

"Jadi, pada dasarnya ini bertujuan untuk membawa mereka ke lapangan golf. Kami memiliki beberapa hal untuk dimainkan, jadi kami menyiapkan sertifikat, sertifikat partisipasi di akhir acara. Juara pertama, kedua, ketiga, dan kami juga memasukkan mereka ke dalam kategori-kategori tergantung pada usia dan tingkat kemampuan mereka," katanya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Paulus Risang
EditorPaulus Risang

Latest News Banten

See More