Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Masih Ada Rumah Berlantai Tanah di Sekitar Bandara Soetta

Masih Ada Rumah Berlantai Tanah di Sekitar Bandara Soetta
IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
Share Article

Tangerang, IDN Times - Di sekitar Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), masih ada warga yang tinggal di rumah tak layak huni. Untuk itu, PT Angkasa Pura II selaku pengelola Bandara Soetta membedah 3 warga yang ada di 3 desa di wilayah Kabupaten Tangerang.

Executive General Manager Dwi Ananda Wicaksana mengatakan, program tersebut diperuntukkan untuk masyarakat yang memiliki rumah tak layak huni di wilayah sekitar Bandara Soetta.

"Kami ingin Bandara Soetta juga bisa bermanfaat bagi masyarakat sekitar.  Salah satunya dengan melakukan bedah rumah terhadap warga yang memang sangat membutuhkan hunian layak," ujar Dwi, Rabu (27/12/2023).

1. Terdapat kriteria yang harus dipenuhi penerima manfaat

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Dwi menegaskan, dalam memilih penerima manfaat, pihaknya menerapkan berbagai kriteria.  Hal tersebut agar penerima manfaat benar-benar orang yang membutuhkan dan tak mampu. Selain itu, Bandara Soetta juga bekerja sama dengan kepala desa masing-masing untuk mengajukan warganya yang memenuhi kriteria.

"Kriterianya seperti rumahnya benar-benar tak layak huni, kepala keluarga tak memiliki penghasilan tetap yang tidak memungkinkan merenovasi rumah, diantaranya itu," kata Dwi.

2. Salah satu penerima manfaat mengaku penghasilannya maksimal hanya Rp50 ribu per hari

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Salah satu penerima manfaat, Aben Subali merupakan warga Kampung Pintu Kapuk, Desa Bojong Renged yang merupakan tukang becak. Dia merasa terbantu dengan adanya bedah rumah tersebut. 

Dia mengaku, memang tidak punya biaya untuk merenovasi rumahnya yang kerap kena banjir dan bocor itu. "Kalau tidur malem musim hujan takut banget rubuh (roboh), banjir," kata dia. 

Setiap hari, Aben yang bisa membawa pulang uang Rp30-50 ribu. "Kadang malah enggak dapet sama sekali, Alhamdulillah sekarang udah bagus rumahnya, enggak takut lagi," jelasnya.

3. Rumah penerima manfaat hanya berlantai tanah

IDN Times/Maya Aulia Aprilianti
IDN Times/Maya Aulia Aprilianti

Penerima manfaat lainnya dari Kampung Benda, Desa Bojong Renged, Kabupaten Tangerang, Namin mengatakan, sebelumnya rumahnya sebelum dibedah masih beralaskan tanah dan tak memiliki keramik. Tak hanya itu, dinding rumah pun terbuat dari bilik bambu.

"Rumah mereka sebelumnya, berlantai tanah, saya takut kalau ada hujan, alhamdulillah sekarang rumah saya sudah layak ditempati," tuturnya.

Share Article
Topics
Editorial Team
Maya Aulia Aprilianti
Ita Lismawati F Malau
Maya Aulia Aprilianti
EditorMaya Aulia Aprilianti

Latest News Banten

See More

Perawat Wanita di Klinik Gigi Tangerang Ditusuk Pasiennya Sendiri

31 Mei 2026, 18:43 WIBNews