Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Mayat Pria Tanpa Identitas Mengambang di Sungai Ciujung Lebak

Mayat Pria Tanpa Identitas Mengambang di Sungai Ciujung Lebak
Ilustrasi mayat. (IDN Times)
Intinya Sih
  • Warga Cimarga, Lebak, digemparkan penemuan mayat pria tanpa identitas mengambang di Sungai Ciujung pada Rabu pagi, tepatnya di bawah Jembatan Leuwijaksi, Desa Margajaya.
  • Penemuan bermula saat warga yang hendak memancing mencium bau menyengat dan menemukan tubuh pria dewasa mengenakan switer mengambang di aliran sungai.
  • Polisi mengevakuasi jasad ke RS Adjidarmo Rangkasbitung untuk proses identifikasi dan penyelidikan lebih lanjut terkait identitas serta penyebab kematian korban.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Lebak, IDN Times – Warga di Kecamatan Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, digegerkan penemuan mayat tanpa identitas yang mengambang di aliran Sungai Ciujung, Rabu (1/7/2026).

Jasad ditemukan di bawah Jembatan Leuwijaksi, Desa Margajaya sekitar pukul 09.22 WIB dalam kondisi telungkup dan disebut mengeluarkan aroma tidak sedap.

1. Mayat pertama kali ditemukan warga yang hendak memancing

Ilustrasi mayat. (IDN Times/Mia Amalia)
Ilustrasi mayat. (IDN Times/Mia Amalia)

Kapolsek Cimarga, Pipih Iwan Hermansyah membenarkan penemuan mayat berjenis kelamin laki-laki. "Benar, hingga saat ini belum diketahui identitasnya,” kata Pipih saat dikonfirmasi, Rabu (1/7/2026).

Pipih menjelaskan, jasad pertama kali ditemukan seorang warga yang hendak memancing di sekitar jembatan.

2. Warga mencium bau tidak sedap

Ilustrasi mayat (dok IDN Times)
Ilustrasi mayat (dok IDN Times)

Saat tiba di lokasi, warga mencium bau menyengat. Penasaran, warga kemudian mencari sumber bau dan melihat dari kejauhan tubuh manusia mengambang di aliran sungai.

“Warga berusaha mencari sumber bau tersebut, dan melihat dari kejauhan sesosok tubuh manusia dewasa menggunakan sweter mengambang di sungai,” ujarnya. Temuan itu membuat warga panik dan segera melaporkan aparat kepolisian.

3. Polisi evakuasi jasad ke RS Adjidarmo

Ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Arief Rahmat)
Ilustrasi garis polisi. (IDN Times/Arief Rahmat)

Setelah menerima laporan, Polisi mendatangi lokasi untuk melakukan proses evakuasi. Jasad kemudian dibawa ke rumah sakit guna penanganan lebih lanjut dan proses identifikasi.

“Anggota yang mendapatkan laporan tersebut lalu mendatangi lokasi dan mengevakuasi jasad tersebut, dan membawanya ke Rumah Sakit Adjidarmo Rangkasbitung,” kata Pipih.

Hingga kini, polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap identitas korban serta penyebab kematiannya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Febriana Sintasari
EditorFebriana Sintasari

Latest News Banten

See More