Comscore Tracker

25.000 WNI Repatriasi Sudah Tiba di Bandara Soetta

Sampai akhir bulan 10.000 WNI tambahan akan tiba

Tangerang, IDN Times - Jumlah penerbangan repatriasi WNI semakin meningkat di Bandara Internasional Soekano-Hatta (Soetta), Tangerang. Sempat membatasi layanan, Bandara Soekarno-Hatta kembali membuka layanan sejak 7 Mei lalu.

Tercatat pada Minggu (10/5), sekitar 1.000 WNI tiba di Terminal 3 Soekarno-Hatta dengan penerbangan repatriasi.  Sementara Kamis (7/5), penumpang yang tiba sekitar 600 WNI.

Jumlah penumpang tersebut meningkat dibandingkan dengan rata-rata 1-2 minggu sebelumnya, yakni sekitar 300 - 400 WNI per hari.

Baca Juga: Bandara Soekarno-Hatta Boleh Beroperasi Lagi

1. Sampai akhir bulan Mei akan ada tambahan 10.000 WNI repratriasi akan tiba

25.000 WNI Repatriasi Sudah Tiba di Bandara SoettaPenumpang pesawat menggunakan jas hujan saat tiba di terminal kedatangan Bandara Internasional Minangkabau, Padangpariaman, Sumatera Barat, Senin (6/4/2020) ANTARA FOTO/Iggoy el Fitra

Total, WNI yang tiba di Soekarno-Hatta dengan penerbangan repatriasi hingga kini sudah mencapai lebih dari 25.000 orang, di mana lebih dari 15.000 adalah Pekerja Migran Indonesia atau PMI.

Senior Manager Branch Communications dan Legal Bandara Soekarno-Hatta Febri Toga mengatakan, hingga 31 Mei 2020 diperkirakan akan ada tambahan berkisar 7.500-10.000 WNI yang tiba dengan penerbangan repatriasi.

"Sejalan dengan semakin meningkatnya penerbangan repatriasi WNI, stakeholder melakukan peningkatan di berbagai aspek guna mendukung KKP tetap dapat menjalankan protokol kesehatan secara ketat," katanya, Senin (11/5).

2. Protokol kesehatan dilakukan konsep FIFO

25.000 WNI Repatriasi Sudah Tiba di Bandara SoettaDOK AP II

Salah satu peningkatan protokol kesehatan antara lain diterapkannya konsep layanan first in, first out (FIFO) bagi penerbangan repatriasi yang baru mendarat.

"Dengan konsep FIFO, maka penumpang repatriasi yang lebih awal mendarat akan langsung turun dari pesawat untuk menjalani protokol kesehatan serta memproses kedatangan," katanya.

"Sementara itu, penumpang yang tiba belakangan akan turun dari pesawat dan diarahkan terlebih dahulu menuju holding room sebelum memproses kedatangan," tambahnya.

Menurutnya, konsep FIFO yang sudah dijalankan dan terbukti efektif. Sebab, protokol kesehatan dan kedatangan dapat dijalankan lancar, meskipun sekitar 1.000 WNI dengan penerbangan repatriasi tiba hampir berbarengan di Terminal 3 Soekarno-Hatta. 

Di titik antrean kini juga disediakan kursi bagi penumpang dengan tetap memperhatikan physical distancing. 

"Penerapan FIFO dan penggunaan kursi di titik antrean ini merupakan upaya Soekarno-Hatta dalam melakukan pola pengaturan sehingga physical distancing tetap terjaga," jelas Febri.

3. Jumlah personel kesehatan ditingkatkan

25.000 WNI Repatriasi Sudah Tiba di Bandara SoettaDOK AP II

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Soekarno-Hatta juga menambah jumlah personel agar optimal dalam menjalankan protokol kesehatan terhadap penumpang yang baru tiba. 

Kepala KKP Soekarno-Hatta Anas Ma'ruf menuturkan jumlah personel terus ditambah agar bisa melakukan penanganan secara maksimal. 

"Mulai hari ini, jumlah personel KKP yang bertugas di Soekarno-Hatta baik itu di Terminal 2, Terminal 3 dan di UGD Kantor Induk berjumlah total 48 orang per shift. Pada Jumat, 15 Mei 2020 depan, akan kembali ditambah 12 orang per shift sehingga total 60 orang dalam satu shift,” ujar Anas. 

Anas menuturkan personel sebanyak 15 personel Medical Service Assistance (MSA) PT Angkasa Pura II juga diperbantukan mendukung KKP di Soekarno-Hatta.
Adapun protokol kesehatan dijalankan secara ketat oleh KKP di Soekarno-Hatta di kedatangan International.

Pada periode April - Mei 2020 sudah terdeteksi lebih dari 40 penumpang penerbangan repatriasi WNI yang memiliki hasil rapid test reaktif terhadap COVID-19. Penumpang tersebut kemudian mendapat penanganan lebih lanjut di RS rujukan di antaranya RS Darurat Wisma Atlet. 

Baca Juga: Catat! 7 Prosedur Baru Keberangkatan Penumpang di Bandara Soetta

Topic:

  • Ita Lismawati F Malau

Berita Terkini Lainnya