Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Sebelum Diperkosa, Bocah di Tangsel Dicecoki Miras oleh Pelaku

Kota Tangerang Selatan
Sebelum Diperkosa, Bocah di Tangsel Dicecoki Miras oleh Pelaku
Ilustrasi (IDN Times/Mardya Shakti)

Tangerang Selatan, IDN Times - Polres Tangerang Selatan menduga kuat tersangka RR mencekoki korban A dengan minuman beralkohol, sebelum memerkosanya. Korban merupakan anak-anak berusia 7 tahun.

Kasus pemerkosaan ini terjadi di Jalan Gang Masjid, Kecamatan Ciputat, Tangerang Selatan, pada Jumat (25/2/2022). 

"Kejadian berawal ketika korban sedang bermain di proyek pembangunan perumahan. Kemudian pelaku (RR) memanggil korban yang sedang bermain pasir untuk masuk ke dalam pos satpam," papar Kapolres Tangerang Selatan, AKBP Sarly Sollu, Rabu (2/3/2022). 

  1. 1. Pelaku jejali korban dengan miras di pos satpam

    IDN Times/Arief Rahmat
    IDN Times/Arief Rahmat

    Setelah korban anak yang baru berusia 7 tahun itu, menuruti permintaan pelaku untuk masuk ke dalam pos satpam proyek perumahan. kata Kapolres, pelaku kemudian menjejali anak perempuan itu dengan minuman keras jenis anggur merah. 

    "Selanjutnya di dalam pos satpam tersebut pelaku mencekoki korban dengan minuman jenis anggur merah merk Intisari hingga korban tidak sadarkan diri," jelas Kapolres.

  2. 2. P2TP2A: Kasus perkosaan anak di Tangsel ditangani Polisi

    (Ilustrasi kantor Polres Tangsel) Istimewa
    (Ilustrasi kantor Polres Tangsel) Istimewa

    Sebelumnya, Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) menyebut, kasus pemerkosaan anak oleh pekerja bangunan berinisial RR (43) di Ciputat, ditangani oleh unit PPA Polres Tangerang Selatan. 

    Kepala UPT P2TP2A Tangsel Tri Purwanto, mengungkapkan, peristiwa pemerkosaan itu terjadi pada Jumat sore (25/2/2022) dan menimpa anak berusia 7 tahun. Korban diperkosa oleh pekerja bangunan pada proyek perumahan di kawasan Jombang, Ciputat, Tangerang Selatan.

    "Awalnya pelaku menawarkan minuman yang sudah dicampur obat tertentu dan diberikan ke korban. Setelah itu korban tidak sadarkan diri, dan diperkosa oleh pelaku," kata Kepala UPT P2TP2A Tangsel, Tri Purwanto, Rabu (3/3/2022).

  3. 3. Korban sempat dilarikan ke rumah sakit

    RSUP Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM) (Instagram.com/rscm.official)
    RSUP Nasional Cipto Mangunkusumo (RSCM) (Instagram.com/rscm.official)

    Setelah diperkosa pelaku, korban kemudian pulang ke rumah dan mengalami gejala sakit hingga tidak sadarkan diri dan dilarikan keluarganya ke rumah sakit.  

    "Setelah itu, sekitar Magrib korban pulang ke rumah. Korban mengalami muntah-muntah dan tidak sadarkan diri. Setelah bangun, korban mengalami lagi muntah berwana kuning dan sedikit berbusa. Lalu orangtua korban meminta bantuan terhadap tetangga sekitar dan korban di gotong oleh kakaknya dibawa ke RS," jelas dia.

  4. Laporkan!

    ilustrasi kesepian (pixabay.com)
    ilustrasi kesepian (pixabay.com)

    Jika kamu melihat atau mengetahui ada indikasi kekerasan dan eksploitasi yang dialami anak-anak, jangan diam dan laporkan!

    Berikut salah satu lembaga yang bisa kamu hubungi:

    1. Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Banten

    Komplek  Griya Gilang Sakti, Blok B3, Sumur Pecung, Kota Serang, Banten

    HP: 085211559388

    2. Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI)

    Alamat:
    Jl. Teuku Umar No. 10 Gondangdia Menteng Jakarta Pusat DKI Jakarta, Indonesia

    Telepon: (+62) 021-319 015 56

    Whatsapp: 0821-3677-2273

    Fax: (+62) 021-390 0833

    Email: pengaduan@kpai.go.id

    3. Polres Tangerang Selatan

    Alamat: Jl. Promoter No.1, Lengkong Gudang Tim., Kec. Serpong, Kota Tangerang Selatan, Banten 15310

Related Articles

See More
Sebelum Diperkosa, Bocah di Tangsel Dicecoki Miras